Surya/

Berita Surabaya

Dikunjungi Calon Dirut, ini Curhat Pengelola Pasar Keputran

"Masing-masing calon akan diminta observasi satu pasar. Jadi ada 13 pasar yang sudah kami plotkan."

Dikunjungi Calon Dirut, ini Curhat Pengelola Pasar Keputran
surya/fatimatuz zahro
Calon direktur utama PD Pasar Surya Muhammad Sunar (kanan) saat melakukan peninjauan ke Pasar Keputran, Kamis (18/5/2017). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Jalannya proses rekruitmen untuk direktur utama serta direktur administrasi dan keuangan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya terus berlangsung.
Sebelum menuju tahap fit and proper test saat ini sebanyak 13 calon direktur yang lolos diwajibkan untuk melakukan observasi pasar.

Ketua Badan Pengawas PD Pasar Surya Rusli Yusuf mengatakan masing-masing calon dirut maupun direktur administrasi keuangan sudah diplot akan melakukan observasi di pasar yang ada di Surabaya.

"Masing-masing calon akan diminta observasi satu pasar. Jadi ada 13 pasar yang sudah kami plotkan. Di antaranya ada pasar Keputran, pasar Pabean, pasar Kayoon, pasar Pucang, pasar Babakan, pasar Pakis, pasar Manukan dan pasar Rungkut," kata Rusli, Kamis (18/5/2017).

Sejumlah pasar itu dipilih secara acak dari banyak pasar kelas satu yang dikelola PD Pasar Surya. Termasuk yang punya banyak permasalahan yang kompleks.

Dalam observasi pasar itu para calon diminta menggali permasalahan dan juga potensi yang ada di pasar tersebut. Mereka bisa melakukan wawancara dengan pedagang maupun kepala pasar.

"Dari sana nanti mereka tanggal 22 Mei mendatang kami minta untuk membuat makalah. Atas apa yang sudah sudah diteliti dan diobservasi," kata Rusli.

Setelah tahap ini mereka akan disaring lagi dalam tahap fit and proper test yang dilakukan dengan menggandeng akademisi. Targetnya pada awal Juni mendatang, badan pengawas sudah bisa menyodorkan lima nama ke wali kota. Yaitu tiga nama calon untuk direktur utama dan dua nama untuk direktur administrasi dan keuangan.

Sementara itu, pasar Keputran didatangi oleh salah satu calon dirut yang lolis seleksi, Muhammad Sunar. Sunar mendatangi pasar Keputran dengan membawa handphone untuk merekam dan juga notes untuk menulis.

"Saya ingin melihat langsung kondisi pasar Keputran. Agar bisa menbuat pasar bisa lebih baik adalah perbaikan infrastruktur. Bagaimana membuat pedagang dan pembeli nyaman berinteraksi jual beli di pasar tradisional," ulas Sunar yang memiliki background sebagai praktisi konstruksi ini.

Ia meninjau pasar keputran lantai satu dan dua. Ia sempat menyebutkan bahwa di pasar keputran masih banyak yang kurang. Salah satunya adalah masalah infrastruktur pasar yang kotor dan kumuh.

"Harusnya dikeramik. Kalau nggak dikeramik nggak akan bisa tampak bersih," katanya. Perbaikan infrastruktur ini kemarin sudah saya rancang untuk masuk ke program jangka menengah jika ia bisa terpilih.

Selain itu ia memiliki program unggulan untuk bisa mendongkrak penghasilan PD Pasar Surya. Yaitu dengan memaksimalkan gedung pasar untuk iklan. Yang kedua adalah dengan sering mengadakan even.

Dalam kesempatan kedatangan observasi calon dirut ke pasar Keputran, pihak pengelola pasar sempat mengatakan bahwa kondisi keuangan pasar Keputran saat ini defisit.

"Kondisinya defisit. Terutama soal bayar listrik. Pasar inibkan operasinya malam, jadi harus full support listrik. Padahal pendapatannya juga tidak banyak," kata pengelola Pasar Keputran yang tak mau disebutkan namanya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help