Surya/

Citizen Reporter

Ayo Baraci Dulu, Tapi Awas …

ayam suwirnya sih biasa .. tapi racikan bumbu yang menjadikan suwiran ayam terasa manis sekaligus pedas itu baru namanya baraci ...

Ayo Baraci Dulu, Tapi Awas …
eni rahayu/citizen reporter
seporsi baraci, nasi lauk ayam suwir pedas 

Reportase Eni Rahayu
Anggota Komunitas Blogger Malang Citizen

BANYAK orang menyukai makanan pedas karena sensasinya menggugah selera. Ada juga pendapat bahwa kurang mantap rasanya kalau makanan tidak pedas. Bahkan rasa pedas seakan akrab dengan keseharian orang Indonesia. Selain itu cabai mengandung vitamin A, B, C dan E yang banyak digunakan sebagai bumbu utama.

Adalah Irene Meiti yang memiliki ide unik menyalurkan kegemarannya menyantap makanan pedas dengan membuat ayam suwir pedas. Bermula dari hobi memasak dan modifikasi resep, Irene berhasil mengolah ayam suwir rasa khas Bali yang disesuaikan dengan lidah orang Yogyakarta, dominasi manis. Tak hanya terasa rempah seperti masakan Bali pada umumnya tapi juga terasa manis khas Yogyakarta, sekaligus pedas.

Wanita yang juga bekerja sebagai pegawai swasta di perusahaan kecil e-commerce di kota gudeg itu akhirnya memberanikan diri menjual olahan ayam suwir pedas dengan merek dagang Baraci. Nama yang terinspirasi dari pasangannya yang berasal dari Ambon, Baraci berarti makanan pedas.

“Awalnya saya hobi makan pedas, bikin ayam suwir bumbu Bali. Karena suka dan enak, terpikir untuk menjualnya. Akhirnya muncul kata Baraci yang dalam bahasa Ambon artinya makanan pedas.”

Sebagai pekerja kantor, Irene tak membuang kesempatan dengan melayani pesanan Baraci sebagai mealcup bersama nasi (nasi dan baraci dalam sebuah cup 500ml).

Namun, dengan kecanggihan teknologi belanja daring (dalam jaringan) saat ini, Anda yang berasal dari luar Yogyakarta dapat menikmati Baraci dengan memesannya minimal 500 gr yang dibanderol Rp 35.000 per 250 gr. Oleh karena tanpa bahan pengawet, Baraci hanya tahan dua hari dalam suhu ruang dan satu minggu jika disimpan di lemari pendingin.

Tidak suka pedas? Dilarang Suka! adalah slogan yang ditampilkan di salah satu sosial media milik Baraci. Seolah menggoda penggemar makanan pedas semakin penasaran untuk mencoba Baraci.

Memang banyak warung yang menyediakan olahan serupa, namun Irene membuat produknya berbeda dari yang lain dengan ciri khas rasa rempah yang kuat, tak tercampur batang cabe, dan yang pasti harga terjangkau di kalangan anak muda, khususnya di Yogyakarta.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help