Surya/

Citizen Reporter

Ada di Gerbong Manakah Dirimu? Perencana, Penulis, atau Pelaksana?

jujur saja tipe yang manakah kamu? hanya berani berencana, menulis rencana, ataukah berani melaksanakan rencana?

Ada di Gerbong Manakah Dirimu? Perencana, Penulis, atau Pelaksana?
pixabay
ilustrasi 



Reportase Tismen Yoga Pradana
Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang

 

THE New You Institue (TNYI) bekerjasama dengan Universitas Islam Malang (Unisma) dan Bimbingan Belajar Plus Ilhami Malang mengadakan mega seminar Inspirasi dan Motivasi Nasional dengan tema Membangun Generasi Pemuda Berprestasi Penuh Kreasi dan Inovasi Kelas Dunia, Minggu (30/4/2017).

Lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan se Malang Raya mengikuti seminar yang dihelat di Gedung B Unisma dengan Suluh Wahyu Pambudi, Aan Karuniawan Prasetya, dan Jawwadurrohman, sebagai narasumber.

Founder dan Owner Bimbingan Belajar Plus Ilhami, Suluh Wahyu Pambudi menuturkan, setiap orang memiliki ukuran sukses masing-masing. Pun setiap pemuda harus sudah memiliki ukuran suksesnya masing-masing sebagai kunci keberhasilan dalam hidup.

Setidak ada empat kunci keberhasilan, yaitu: prinsip hidup yang jelas, keyakinan pada prinsip, pertumbuhan pola pikir, dan fokus, istiqomah, telaten, tekun, serta sabar.

Jawwadurrohman, mahasiswa berprestasi utama Universitas Brawijaya Malang tahun 2015 sekaligus finalis mahasiswa berprestasi nasional mengatakan, pemuda secara umum bagaikan matahari di tengah hari yang berarti memiliki tingkat energi dan waktu yang maksimal.

Berdasarkan hasil survei yang diambil pada sesi ini didapatkan bahwa terdapat tiga sifat wajib seorang pemimpin, yaitu disiplin, jujur, dan berani.

“Setiap orang adalah pemimpin. Minimal pemimpin bagi dirinya sendiri. Gelar sebagai seorang pemimpin sudah ada sejak sebelum lahir dari tiap individunya,” paparnya.

Pemuda bukan menjadi pemimpin jika tidak syukur terhadap apa yang sudah didapatkannya. Pemimpin harus dibuktikan dengan membawa perubahan pada lingkungannya untuk mendapatkan solusi dari masalah yang ada.

Sementara Aan, Presiden The New You Institute Jawa Timur sekaligus pemateri terakhir mengatakan, manusia tergolong dalam tiga kelompok, yaitu survive, existence, dan significant.

“Kebanyakan orang mempunyai rencana tetapi hanya berada di pikirannya, sebagian menuliskannya, tetapi sangat sedikit yang melakukannya. Untuk bisa meningkatkan kualitas dari setiap manusia perlu adanya kesadaran untuk membaca dan meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik,” ujarnya.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help