Surya/

Berita Gresik

6 Santri Mambaus Sholihin Tewas Tenggelam, Bupati Sambari: Jangan Outbond di Lokasi Bekas Tambang

“Semoga ini peristiwa terakhir. Jangan sampai terulang lagi,” kata Bupati Sambari Halim Radianto.

6 Santri Mambaus Sholihin Tewas Tenggelam, Bupati Sambari: Jangan Outbond di Lokasi Bekas Tambang
surya/m taufik
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (kiri) berada di lokasi tenggelamnya 6 santri. 

SURYA.co.id | GRESIK - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto juga mendatangi lokasi bekas tambang galian c di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik untuk melihat langsung tempat kejadian tewasnya enam orang santri Pondok Pesantren Manbaus Sholihin, Kamis (18/5/2017).

Setelah mendapat kabar dan cerita detail terkait kejadian ini, Sambari mengaku prihatin dengan peristiwa yang menimpa para santri tersebut.

“Semoga ini peristiwa terakhir. Jangan sampai terulang lagi,” kata dia.

Sebelumnya, kejadian di lokasi bekas tambang di Kabupaten Gresik juga pernah terjadi. Di Panceng, sempat ada siswa pramuka juga meninggal dunia akibat memanfaatkan lokasi bekas tambang untuk kegiatannya.

“Agar peristiwa ini tak terulang lagi, kami mengimbau kepada pihak sekolah, guru, dan sebagainya agar tidak lagi memanfaatkan lokasi bekas tambang atau lokasi-lokasi lain yang belum terjamin keselamatannya untuk kegiatan sekolah,” tegas Sambari.

Ketika berada di lokasi, Sambari juga sempat berbincang dengan sejumlah petugas Satpol PP Kecamatan Manyar. Dalam perbincangan itu, salah satu perintah bupati adalah menutup portal ke lokasi tambang di Desa Suci tersebut agar tidak lagi dilewati warga umum.

Dan berdasar perintah ini, Kamis sore, petugas satpol PP langsung memasang gembok di lokasi bekas tambang yang telah menelan enam korban jiwa tersebut.

Portal yang berada di akses utama keluar masuk tambang langsung digembok rapat oleh petugas Satpol PP. (ufi/fla)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help