Surya/

Berita Surabaya

VIDEO - Ya Ampun,  seperti ini Kondisi Gudang Penyimpan Abon Oplosan

Dua ruangan lain di bagian belakang, satu untuk proses masak, penggorengan, dan penggilingan. Sedang ruang kedua untuk pengemasan.

Reportase: Pipit Maulidiya

SURYA.co.id | SURABAYA - Kondisi gudang tempat produksi abon oplosan, yang baru diamankan Satgas Pangan, Polrestabes Surabaya, Rabu (17/5/2017), jauh dari kata higienis.
Pasalnya tiga ruang produksi abon terlihat kotor, tak terawat, dan ditinggal pemiliknya.

Saat masuk ke bagian gudang, terlihat lemari es, tempat menyimpan daging. Di sampingnya terdapat satu ruangan untuk menyimpan tong minyak. Di ruangan ini kondisinya kotor dan gelap.

Dua ruangan lain di bagian belakang, satu untuk proses masak, penggorengan, dan penggilingan. Sedang ruang kedua untuk pengemasan.

Kedua ruangan ini kondisinya tak jauh berbeda dengan ruang pertama.

Sudarsono (37) Ketua RT 01 RW 06, Prapen Panjangjiwo saat ditemui Surya.co.id menuturkan, tak pernah bertemu sang pemilik usaha abon. Pemilik usaha berkepribadian tertutup.

Selama dua tahun menjabat, dirinya hanya bertemu satu kali. Itu pun saat berpapasan

Sudarsono mengaku tak menyangka jika di dalam rumah produksi abon ini, kondisinya sangat jorok.

"Selama puluhan tahun kami tidak tahu, hanya keimbas baunya saja. Jam malam, atau siang pukul sembilan atau sepuluh biasanya baunya busuk. Tidak sedap. Seluruh warga pun mengeluhkan hal itu," terangnya, Rabu (17/5/2017).

Pria bertopi ini menambahkan jika mendapat keluhan warga, dirinya hanya menyampaikan pada karyawan yang ada di rumah produksi.

"Kita ngomong gitu, nggak langsung hilang baunya. Baunya itu bisa satu sampai dua bulan, baru hilang. Nanti kapan ada lagi," tutupnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help