Surya/

Citizen Reporter

Dahsyat Guru (Bisa) Menulis Buku dalam Waktu 2 Hari

hah menulis buku dalam waktu 2 hari?! faktanya itulah yang terjadi ... dan 100 pengawas dan kepala sekolah berprestasi benar-benar bisa!

Dahsyat Guru (Bisa) Menulis Buku dalam Waktu 2 Hari
pixabay
ilustrasi 

Reportase Rita Erwiyah
Guru SDN Wonorejo IV/315 Surabaya

GAIRAH menulis di kalangan Pengawas dan Kepala sekolah Berprestasi benar–benar dahsyat. Inilah yang terlihat saat lokakarya Penulisan Buku Karya Kreatif tahun 2017, di Sheraton Media Hotel and Tower Jakarta, 28 April hingga 1 Mei 2017 lalu.

Dihelat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kepandidikan melalui Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan demi menggalakkan Gerakan Literasi Nasioanal melalui kegiatan penulisan buku kreatif.

100 Pengawas dan Kepala Sekolah Berprestasi dari seluruh Indonesia mengikuti lokakarya ini. Mereka dikumpulkan untuk menerima pembekalan dan pembimbingan hingga bisa menghasilkan buku karya kreatif melalui program Satu Guru Satu Buku atau Sagu Sabu.

Beberapa narasumber dihadirkan antara lain, Mohammad Ihsan, CEO MediaGuru, Eko Prasetyo, Pimred MediaGuru, Dr Erry Utomo dari Universitas Negeri Jakarta), dan Dr Ridwan Sani dari Universitas Negeri Medan.

Di hari pertama setelah pembukaan, peserta mendapat pembekalan dari kedua pakar dari Universitas Negeri Jakarta dan Medan. Erry Utomo dan Ridwan Sani, banyak memberikan materi sekitar geliat literasi di Indonesia dan membandingkannya dengan negara-negara maju lainnya.

Ganti CEO MediaGuru, Mohammad Ihsan memotivasi peserta. Menurutnya, sejatinya semua orang bisa menulis jika ada kemauan, maka peserta diminta menulis demi memperpanjang usia.

"Dengan menulis berarti kita meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi orang lain yang dapat dijadikan ladang amal jariyah. Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, guru mati meninggalkan buku. Jadi menulislah sebelum mati." ujarnya.

Selanjutnya, peserta dipandu Eko Prasetyo, mantan wartawan yang sukses  53 buku. Kepada peserta, Eko memberikan pembekalan cara menulis buku mulai dari membuat outline dan mengembangkannya menjadi buku yang bermutu.

Di akhir materi, Eko Prasetyo menantang peserta untuk membuat buku dalam waktu dua hari!

Semua peserta terkejut dan saling pandang. Dua hari? Semula semua peserta ragu tetapi setelah tantangan disaksikan oleh CEO MediaGuru dan Dirjen GTK, Sumarna Surya Pranata, di luar dugaan semua peserta berdiri sambil mengangkat tangan tanda siap mengikuti tantangan.

Dahsyat, menulis buku dalam dua hari! Ini adallah lokakarya terdahsyat dan terkeren yang pernah saya ikuti. Setelah itu semua peserta konsentrasi menyelesaikan tantangan. Hingga penutupan berakhir semua peserta mengejar deadline. Di manapun mereka berada, ada yang mengetik di bandara, stasiun kereta api, di warung saat menunggu bis, yang bisa dipantau lewat grup WA peserta.

Akhirnya tepat di detik-detik terakhir Senin, tanggal 1 Mei 2017, pukul 11.59 WIB, naskah buku dari peserta masuk ke email panitia. Tantangan itu diselesaikan tepat waktu. Rencananya buku tersebut akan dipamerkan di acara Gebyar Buku, tanggal 20 Mei 2017 di Kemendikbud sebagai tanda kebangkitan literasi Indonesia.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help