Surya/

Porfil

Shasi Kirani: Bukan Cewek Barbie

“Kalau nge-mall, saya suka cari baju atasan. Bukan gaun yang gemerlap, karena saya kan bukan cewek Barbie,” kata penggemar menu bakso ini.

Shasi Kirani: Bukan Cewek Barbie
surya/ahmad pramudito
Shasi Kirani 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebagai wanita, Shasi Kirani mengaku sama seperti perempuan lain yang tetap memperhatikan penampilan. Bedanya, bungsu dari dua bersaudara ini tak terlalu ribet dengan busana yang membalut tubuhnya.

“Kalau nge-mall, saya suka cari baju atasan. Bukan gaun yang gemerlap, karena saya kan bukan cewek Barbie,” kata penggemar menu bakso ini sambil tersenyum, Selasa (16/5/2017).

Yang dicari Shasi ternyata sangat sederhana, yaitu kaos dengan warna yang simple.

“Kalau pun baju pasti warna yang polos agar bisa saya padukan dengan kalung yang sesuai,” begitu urainya.

Perempuan kelahiran Surabaya, 18 November 1985 ini memang penggemar berat kalung, terutama yang bernuansa etnis. Jadi, buat Shasi, apa pun busana yang dia pakai harus bisa dipasangkan dengan kalung koleksinya.

Kalung koleksi Shasi di antaranya bebatuan dan manik-manik. Penggemar traveling ini juga mengoleksi kalung dari bahan kain batik yang ketika dirangkai menjadi seperti scarf.

“Kalau ke Yogya, saya pasti luangkan cari kalung baru. Di sana kan banyak aksesoris yang etnik,” kata Shasi yang kini dipercaya sebagai GM Secretary Hotel The Alana Surabaya.

Soal aktivitas traveling yang dia gemari, Shasi mengaku sangat suka suasana di pantai maupun pegunungan. Sebab, menurut Shasi, baik atmosfer pegunungan maupun pantai sama-sama punya sensasi yang berbeda.

“Kalau pegunungan pastilah kita bisa merasakan sensasi dingin. Dan yang pasti, di ketinggian pegunungan ini saya bisa merasa makin dekat kepada Sang Pencipta,” ucap lulusan Universitas Airlangga Jurusan Sastra Inggis ini.

Sementara bila di pantai, dia bisa bebas bermain air sepuasnya.

“Saya akan menikmati karunia lain dari Sang Pencipta, air yang melimpah ruah dan bebas bermain dengan ombaknya,” ujar Shasi.

Ditanya pengalaman paling berkesan saat traveling, Shasi spontan menyebut perjalanannya ke Lombok tak pernah dia lupakan.

“Viewnya sangat indah, khususnya Pantai Sengigi. Saya juga masih penasaran belum tuntas berkeliling Pulau Lombok,” tutur Shasi yang selalu menikmati perjalanan liburan beramai-ramai bersama sahabat dekatnya.

“Traveling dengan teman itu paling seru. Bisa ngobrol lepas sepanjang perjalanan,” tandasnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help