Surya/

Testimoni Cipoer

Citizen Reporter Rubrik Pembelajaran Literasi

ada baris huruf yang harus dikuasai sebelum kau mahir meracik kata, seperti itulah citizen reporter, tempat kau meraut dan menajamkan pena literasi

Citizen Reporter Rubrik Pembelajaran Literasi
citizen reporter dokumentasi
Cipo Warna 



Testimoni M NURROZIQI
Cipoer Tuban/alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya

SAYA merasakan betul bahwa di Citizen Reporter atau Cipo-lah tempat yang sangat baik untuk belajar menulis. Semenjak tulisan pertama saya Sharing Religi Penenang Hati dimuat pada 20 Maret 2012 lampau, kian menumbuhkan semangat untuk terus belajar menulis.

Peristiwa atau kejadian unik sarat makna yang saya jumpai, saya tulis. kemudian saya kirim ke Cipo, begitu dimuat, sedikit banyak saya terkadang menemukan bahwa tulisan-tulisan saya ternyata jauh dari sempurna.

Apa yang saya kirim sudah melalui koreksi dengan sangat teliti oleh editor, untuk kemudian menjadi layak dimuat. Di situlah, siapapun yang pernah menulis di Cipo pasti menemukan momen untuk belajar menulis. Yakni, melalui pembandingan tulisan yang sudah dimuat dengan tulisan yang dikirimkan.

Jika ternyata banyak yang diedit, harus belajar lagi. memperbaiki, dan terus memperbaiki tulisan-tulisan berikutnya. Pada proses belajar berikutnya, saya mulai menulis artikel. Tentu, sedikit berbeda dengan tulisan reportase yang memang harus jeli di dalam mencermati peristiwa atau kejadian.

Pun artikel juga harus dibarengi dengan memperkaya diri dalam hal bacaan, mengkaji literatur, mencerdasi setiap rupa kehidupan. Dan alhamdulillah, selain dimuat di beberapa surat kabar, tulisan-tulisan saya juga terbit di banyak buku antologi. Di antaranya yang terbaru adalah Medsosku Sayang, Medsosku Malang (Diandra 2017 Yogjakarta), Merawat Nusantara (Genius Media 2017 Malang), dan Resolusi Menulisku (Akademia Pustaka 2017 Tulungagung).

Berkah aktif belajar menulis di Cipo-lah hingga Allah SWT memperkenankan saya menembus penerbit mayor. Buku Jalan Kebahagiaan : Menikmati Kebaikan, Meraup Keberkahan, terbitan Quanta, Jakarta, telah beredar di toko-toko buku Gramedia dan bisa dinikmati para pembaca. Semoga berkah dan penuh manfaat. Aamiiin.

Terbitnya buku ini pun, juga atas bimbingan menulis yang diberikan Tri Hatma, editor Cipo sepanjang saya belajar menulis di Cipo. Untuk itu, saya berutang terima kasih yang mendalam secara khusus kepada beliau.

Sebagai wujud belajar yang tak pernah boleh berhenti, kesemuanya itu tentu bukan satu pencapaian, melainkan ujian demi ujian di dalam belajar yang memang harus dilalui sebagai proses menjadi lebih baik, lebih baik, dan jauh lebih baik lagi, serta istiqomah.

Syukur alhamdulillah, selalu saya haturkan ke hadirat Allah SWT atas berbagai kesempatan belajar yang dianugerahkanNya selama ini. Dari belajar menulis di Cipo inilah, saya rasakan betul manfaat dari membiasakan diri menulis.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help