Surya/

Citizen Reporter

Ketika Kontainer Berubah menjadi Perpustakaan Hijau, Inilah yang Terjadi

ketika kontainer usang didaurulang menjadi perpustakaan mini nan unik, lihatlah yang terjadi... setiap hari puluhan orang datang untuk singgah

Ketika Kontainer Berubah menjadi Perpustakaan Hijau, Inilah yang Terjadi
anggun putri am/citizen reporter
Perpustakaan kontainer 

Reportase Anggun Putri AM
Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura/Penerima program beasiswa Bidikmisi

ANAK-ANAK berseragam sekolah dan banyak bocah lain seusia mereka berbondong memasuki sebuah gerbong yang ada di tengah alun-alun Kota Mojokerto. Mereka terlihat saling berebut buku yang ingin mereka baca di pagi itu. 

Pemandangan hari itu, membawa ingatan tentang kelas gerbong kereta di sekolah Tomoe Gakuen dalam novel terkenal karya Tetsuko Kuroyanagi, Totto-Chan Gadis Cilik di Jendela.

Suka cita anak-anak yang digambarkan dalam novel Jepang itu berisi segudang nilai pendidikan yang dapat dipetik, terasa nyata di tengah alun-alun Kota Mojokerto yang kini berubah wajah lebih asri.

Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa berdatangan ke alun-alun kota yang disulap menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Mereka datang dari berbagai kota dan sekolah berbeda.

Tampak Nurul, pagi itu berjaga di gerbong kontainer menyapa tamu-tamunya dengan ramah. Semua pengunjung gerbong kontainer diminta mengisi buku tamu sebelum kemudian dibiarkan menyomot beberapa buku koleksi yang berjajar rapi di rak.

Seorang bocah kecil sangat antusias menulis namanya dalam daftar tamu dan membubuhkan tanda tangan berbentuk bintang di sampingnya. Kemudian berlari bergabung dengan kawan-kawannya, memilih buku bacaan yang ia suka.

Selain asyik membolak-balik buku, anak-anak juga terlihat asyik nonton televisi khusus yang menayangkan cerita-cerita dongeng Nusantara sembari lesehan di atas tikar. Ada yang terlihat memegang gawai memanfaatkan wifi yang ada.

Beberapa kursi dan meja di sana digunakan membaca buku dengan nyaman oleh pengunjung dewasa. Tak terlampau jauh, di samping gerbong kontainer yang telah disulap menjadi perpustakaan unik itu terdapat toilet yang bersih dan indah.

Perpustakaan kontainer itu menyediakn 2.500  koleksi buku. “Buku-buku itu datang dari pemerintah kota dan provinsi,” ungkap Nurul. Ada buku pelajaran sekolah, novel, keterampilan, keagamaan, budaya, budidaya, sampai buku cara memasak juga ada.

Halaman
12
Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help