Surya/

Berita Magetan

Polisi Magetan Sita Ratusan Bangkai Ayam untuk Konsumsi Manusia

JUAL BANGKAI AYAM. Polres Magetan menyita ratusan ayam bangkai atau biasa disebut ayam tiren (mati kemarin) dari rumah Sarbu. Astaga..

Polisi Magetan Sita Ratusan Bangkai Ayam untuk Konsumsi Manusia
doni prasetyo
Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan temukan ratusan bangkai ayam atau populer disebut ayam mati kemarin (tiren) di kandang Sarbu, pedagang daging ayam warga Dusun Claket RT5/RW2, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Sabtu (13/5-2017) dini hari. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan menyita ratusan ayam bangkai atau biasa disebut ayam tiren (mati kemarin) dari rumah Sarbu, pedagang daging ayam warga Dusun Claket RT5/RW2, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Magetan, Sabtu (13/5-2017) dini hari.

Selain menyita ratasan ayam bangkai, Polisi juga mengamankan Sarbu dan anaknya Didik Setyono alias Lilik dan dua karyawan bagian pengolahan ayam bangkai Sarmi (62) dan Supami (60). Namun, kedua karyawan yang sudah berusia lanjut itu, kabarnya dipulangkan setelah dimintai keterangan di Polres Magetan.

Keterangan dari Sarni, Ketua RT5/RW2 Dusun Claket, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, usaha ayam bangkai itu sudah ditekuni Sarbu dan anaknya Didik Setyono alias Lilik sudah cukup lama.

Tapi warga setempat enggan komplain meski sempat terganggu dengan bau bangkai ayam yang diolah keduanya di bekas kandang sapi belakang mushola dusun setempat.

video berita terkini YouTube harian surya
SUBSCRIBE http://youtube.com/hariansuryatv

"Dengan diungkapnya usaha ayam bangkai atau tiren ini warga di sini merasa bersyukur. Selama ini sebenarnya juga merasa terganggu dengan bau bangkai yang ditimbulkan dari bangkai ayam itu tapi kami menghargai sebagai tetangga, bukan takut," kata Sarni kepada SURYA.co.id, Sabtu (13/5-2017).

Sebenarnya, lanjut Sarni, usaha ayam bangkai ini ditekuni anak Sarbu, mulai mencari ayam bangkai ke kandang-kandang di wilayahnya, kemudian memasarkan daging tiren itu ke konsumen di wilayah Magetan dan Wonogiri.

"Kegiatan pengolahan bangkai ayam itu banyak dilakukan pada malam hari dibantu Mbok Parmi dan Mbok Supami. Datangnya ayam bangkai itu juga dibungkus karung. Jadi tidak ada yang melihat. Tahunya ya ditempat pengolahan itu," jelas Ketua RT ini.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help