Surya/

Berita Surabaya

Jarimu Harimaumu, Ayo Bijak Gunakan Media Sosial

Jangan sekali-kali berucap yang buruk tetang orang lain di media sosial maupun di jaringan perpesanan. Mau tahu akibatnya? BACA-->>

Jarimu Harimaumu, Ayo Bijak Gunakan Media Sosial
fatimatuz zahro
Dialog Jarimu Harimaumu yang menjadi rangkaian kegiatan Kreatif Selamanya yang dihelat oleh PKBM Insan Cerdas Indonesia School di Royal Plaza, Surabaya, Sabtu (13/5/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Era digital membuat media sosial menjamur digunakan oleh lintas generasi. Namun, ada baiknya menggunakan media sosial harus secara bijak. Sebab jika tidak justru bisa menjadi simalaka yang justru menjerumukan masyarakat ke bui.

Hal itu disampaikan oleh Iptu Wahyu Setya Andhika Panit I Crime Subdit II Ditreskrimsus Polda Jatim dalam dialog Jarimu Harimaumu yang menjadi rangkaian kegiatan Kreatif Selamanya yang dihelat oleh PKBM Insan Cerdas Indonesia School di Royal Plaza, Sabtu (13/5/2017).

Pria berkacamata ini mengingatkan bahwa banyak tindakan di media sosial yang bisa membuat pengguna teknologi justru masuk di balik jeruji besi.

"Jangan menyimpan gambar pribadi di handphone. Handphone dikunci saja, sebab banyak kasus yang berhasil kami ungkap yaitu kasus pedofilia terjadi hanya dari sharing foto di jejaring sosial," ucap Wahyu di depan seratus kawula muda Surabaya yang hadri dalam talk show tersebut.

Ia menceritakan, baru-baru ini ada kasus seorang anak laki-laki membuat akun Facebook dengan identitas anak perempuan.

Dari akun itu, ia mencari anak-anak perempuan untuk dijadikan korban didekati dan dimintai gambar-gambar bugil.

"Mulanya karena tidak tahu, maka diberikan saja untuk menambah teman. Tapi lalu pelaku menjebak korbannya dengan cara dimintai sejumlah uang, kalau tidak fotonya akan disebarkan. Pelakunya kami tangkap di Bengkulu dan kini mendekam di tahanan Polda Jatim," tutur Wahyu,

Tidak hanya itu, yang juga menjadi tren saat ini dalam menggunakan media sosial adalah mencemarkan nama baik dengan mengolok-olok di media sosial, bahkan lewat chatting. Padahal hal ini dbisa dikenakan ancaman hukum pidana dengan hukuman maksimal empat tahun penjara.

"Makanya adik-adik tolong untuk berucaplah yang baik, yang santun dan jangan sekali-kali berucap yang buruk tetang orang lain di media sosial maupun di jaringan perpesanan," ucapnya.

Sebagai generasi muda, Ketua Aliansi Pelajar Surabaya Aryo Seno Bagaskoro mengatakan memang saat ini generasi Z tidak bisa lepas dari teknologi. Hampir semua remaja saat ni sudah memiliki gadget yang dilengkapi dengan aplikasi jejaring sosial.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help