Surya/

Jelang Ramadhan, Polisi dan Pemkot Surabaya Gelar Sidak Sembako

Untuk mengamankan ketersediaan dan keterjangkauan sembako menjelang bulan Ramadhan, Polisi dan Pemkot Surabaya menggelar sidak ke pasar-pasar.

Jelang Ramadhan, Polisi dan Pemkot Surabaya Gelar Sidak Sembako
Surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lilly Djafar (kiri) ketika berdialog dengan pedagang saat sidak sembako di pasar Keputran Surabaya, Jumat (12/5/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menjelang bulan Ramadan, tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya kian intensif melakukan razia dan mendadak (sidak). Kali ini Satgas Pangan Polrestabes bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan sidak pasar, Jumat (12/7/2017).

Sidak dilakukan polisi dan Pemkot Surabaya guna mengetahui harga 9 bahan pokok makanan dan apakah ada gejolak jelang Ramadan. Sidak dilakukan ke Pasar Genteng, Keputran, dan Pucang.

Dalam sidak, petugas berkeliling dan menemui pedagang pasar. Mereka juga berdialog dan bertanya soal harga dan stok sembako jelang Ramadan. Hasilnya, tidak ada gejolak soal harga sembako di pedagang dan pasar.

Udin, salah satu pedagang cabai di Pasar Keputran Surabaya menjelaskan, harga cabai sudah mulai stabil. Cabai rawit, sekarang dijual Rp 50 ribu per Kg. Harga ini sudah jauh menurun karena sempat menembus Rp 100 ribu per Kg.

Kemudian, cabai merah kini dijual Rp 28 ribu - Rp 30 ribu per Kg. Selanjutnya bawang merah dijual kini dijual seherga Rp 40 ribu.

"Harga cabai rawit sudah stabil. Sudah dua minggu terakhir ini tidak ada kenaikan, pembeli juga sudah banyak. Stok barang tidk ada masalah dan tidak langka," sebut Udin, Jumat (12/5/2017).

Harga sembako di Pasar genteng Surabaya juga tidak bergejolak. Hanya bawang putih yang mengalami lonjakan tajam. Saat ini bawang putih dijual Rp 55 ribu per Kg atau naik tajam dibandingkan harga sebelumnya Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per Kg.

"Dudah dua minggu ini bawang putih harganya naik jadi Rp 55 ribu per kilogram. Katanya barangnya sedang langka," tutur Ny Tori, pedagang di pasar Genteng Surabaya.

"Cuma harga bawang putih yang mengalami peningkatan cukup tajam. Sekarang bawang butih dijual Rp 60 ribu per kilogram. Cabai rawit harganya stabil, sekarang harganya Rp 50 rubu dan bawang merah Rp 40 ribu," sebut Kompol Lilly Dkafar, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya saat sidak di Pasar Keputran Surabaya," Jumat (12/5/2017).

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lilly Djafar menuturkan, sidak ini dilakukan bersama Pemkot Surabaya. Selain sidak ke pasar Keputran, Genteng dan Pucang, juga ada petugas yang sidak ke tempat lain.

"Ada tim yang sidak ke Pelabuhan Teluk Lamong. Kami ingin mengetahui apakah ada gejolak harga sembago di pasaran atau tidak. Sementara tidak ada masalah, tapi jika ada yang melakukan penimbunan sembako akan kami lakukan tindakan tegas," terang Lilly.

Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Yusuf Masruh menambahkan, cek harga kebutuhan pokok ini rutin dilakukan jelang Ramadan. Sebab, ini sebagai dasar pemerintah kota Surabaya untuk melakukan operasi pasar dengan bazar Ramadan guna menstabilkan harga.

"Tahun ini, Pemkot rencananya akan menggelar 31 titik bazar Ramadan yang menjual bahan pokok dengan harga miring. Sampai saat ini harga sembakao di pasar-pasar cukup stabil. Memang bawang putih yang harganya sekarang cukup tinggi," tutur Yusuf di pasar Keputran.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help