Surya/

Public Service

Bahaya, Pengendara Nekat Terabas Rambu Larangan Putar Balik

Meski sudah ada rambu larangan putar balik, namun para pengendara kerap melakukan pelanggaran meski itu berbahaya bagi keselamatan berlalu lintas.

Bahaya, Pengendara Nekat Terabas Rambu Larangan Putar Balik
Surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Pelanggaran rambu putar balik oleh para pengendara motor di Kawasan Kapas Krampung, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penguna jalan yang kerap melintas di Jl Kapas Krampung Surabaya harus ekstra hati-hati. Lantaran di jalan ini banyak pengendara terutama motor yang nekad melanggar rambu larangan putar balik.

Setiap hari, banyak pengendara motor yang seenaknya melakukan pelanggaran. Rabu larangan putar balik yang berada di Jl Kapas Krampung dilanggar tanpa mempedulikan bahaya yang mengancam terjadi kecelakaan lalu lintas.

Pengendara motor yang melakukan pelanggaran terlihat tanpa takut ketika memotong jalan. Itu biasa terlihat ketika motor dari Jl Ploso Bogen dan masuk ke Jl Kapas Krampung, pengendara langsung memotong jalan tepat di bawah rambu larangan putar balik.

Pelanggaran itu terlihat di Jl Kapas Krampung, tepatnya depan Holand Bakery dan kantor Asuransi Jiwa Bumi Putra. Di lokasi ini, kerap ditemui motor dengan seenaknya putar balik. Padahal, Jl Kapas Krampung selalu padat kendaraan lalu lintas.

Riyono, salah satu warga Jl Bogen Surabaya mengaku, pelanggaran rambu larangan putar balik sudah menjadi pemandangan biasa. Pengendara motor memilih jalan pintas dengan putar balik.

"Sudah biasa Mas, pengendara memotong putar balik. Tidak peduli apakah jalan sedang ramai atau tidak," sebut Riyono, Jumat (12/5/2017).

Pria yang merupakan karyawan swasta ini menuturkan, tindakan memotong putar balik sebenarnya cukup berbahaya. Karena Jl Kapas Krampung merupakan kawasan yang cukup padat lali lintas. Setiap hari banyak pengendara bobil dan motor melintas di kawasan ini.

"Jalan Kapas Krampung cukup ramai, terutama pada watu siang hari. Pengendara harus hati-hati jika mau menyebrang atau belok," ucap Riyono.

Arifin, warga Jl Rangkah Surabaya menambahkan, kedisiplinan pengendara motor di Jl Kapas Krampung masih rendah. Masih banyak pengendara mengabaikan rambu larangan putar balik.

Pelanggaran ini dilakukan, kata Arifin, lantaran tidak ada tindakan dari petugas bagi pengendara yang melanggar aturan. Sehinga pengendara selalu mengulangi pelanggaran tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help