Surya/

Citizen Reporter

Bandungan Wujud Syukur Nelayan Lumpur Gresik

miniatur perahu itu dipenuhi aneka jajanan sebelum akhirnya dilepas ke tengah lautan .. selanjutnya, masih di tengah laut, nelayan bersantap bersama..

Bandungan Wujud Syukur Nelayan Lumpur Gresik
akmalul azmi/citizen reporter
Tradisi Bandungan nelayan Lumpur, Gresik 

Reportase Akmalul Azmi
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura

SEBAGAI  bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil laut, kelompok nelayan yang bermukim di Kelurahan Lumpur, Gresik menggelar tradisi Bandungan atau petik laut, yang sudah dilakukan turun-temurun.

Sesepuh kelurahan Lumpur, Abdul Majid (63), menjelaskan, tradisi Bandungan merupakan wujud syukur atas hasil laut yang diperoleh nelayan.

"Dan tradisi Bandungan ini sudah dilakukan bertahun-tahun, secara turun temurun," imbuhnya di sela-sela perayaan Bandungan, Minggu (7/5/2017).

Berbeda dengan petik laut yang dilakukan di daerah lain, tradisi Bandungan khas Lumpur, Gresik ini dibarengi dengan pelepasan miniatur perahu berisi jajanan pasar.

Sebelum dilepaskan di perairan Gresik, miniatur perahu tersebut didoakan terlebih dahulu oleh sesepuh Kelurahan Lumpur.

Setelah pelepasan replika perahu yang dipimpin sesepuh desa, nelayan Kelurahan Lumpur lalu bersantap bersama dengan menu masakan khas pesisir. Dan, semua itu mereka lakukan di tengah laut. Sungguh wujud keakraban dan kekompakan antar nelayan.

Abdul Majid menambahkan, sejatinya Bandungan yang dilakukan nelayan setempat merupakan ajang merawat tradisi yang sudah dilakukan warga sejak ratusan tahun lalu.

"Mudah-mudahan tradisi Bandungan ini tetap dilestarikan oleh nelayan kelurahan Lumpur," harap Abdul Majid di sela-sela kesibukannya menyiapkan tradisi Bandungan

Warga Kelurahan Lumpur, Gresik dan sekitarnya terlihat menikmati tradisi Bandungan. Kendati hanya dilakukan setiap tahun, warga berharap Bandungan khas Lumpur, Gresik ini bisa menjadi wisata kebudayaan.

"Agenda ini dilakukan setahun sekali dengan banyak pengunjung dari luar Kelurahan Lumpur.  Seandainya tradisi ini bisa dijadikan wisata budaya tentu malah lebih bagus," timpal Ismail, warga Lumpur, Gresik.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help