Surya/

Kemacetan di Jalur Mudik Alternatif

Atasi Macet Parah, Ada Ide Bangun Jembatan Layang di Perempatan Duduksampeyan Gresik

Dengan flyover itu, aktivitas warga ataupun kendaraan dari selatan atau utara tidak mengganggu arus jalur utama Gresik-Lamongan.

Atasi Macet Parah, Ada Ide Bangun Jembatan Layang di Perempatan Duduksampeyan Gresik
surya/m taufik
Kemacetan parah di perempatan Duduksampeyan, Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK - Penyebab macet parah di Perempatan Duduksampeyan, Gresik yakni tingginya volume kendaraan yang melintas, penyempitan jalan, dan ramainya perempatan karena di sebelah selatan perempatan ada pasar yang pengunjungnya sebagian besar warga di perkampungan sebelah utara perempatan.

Sejauh ini pemerintah sedang getol untuk pelebaran jalan di jalur utama penghubung Gresik-Lamongan itu.

Namun, proses pembebasan lahan di Perempatan Duduksampeyan tak kunjung usai bertahun-tahun.

Hingga sekarang, masih ada beberapa bangunan yang berdiri di sana meski disebut-sebut sudah selesai proses pembebasannya.

Alhasil, Perempatan Duduksampeyan tetap menjadi langganan macet setiap pagi dan sore, hari libur, dan setiap kali arus mudik lebaran.

“Kalau dibandingkan dulu, kemacetan di Perempatan Duduksampeyan sudah banyak berkurang. Ini seiring perluasan jalan yang sudah dilakukan di sana. Hanya, memang sejauh ini masih ada beberapa titik yang belum bisa diluaskan lantaran terkendala lahan. Namun kami tidak bisa berkomentar soal itu karena bukan domain kami,” ungkap Andhy Hendro Wijaya, Kepala Dishub Gresik.

Melihat sejumlah faktor yang menjadi penyebab kemacetan Duduksampeyan, Andhy menilai jikapun semua lahan berhasil dibebaskan dan jalur pantura di Duduksampeyan sudah dilebarkan, bukan berarti perempatan itu bakal bebas dari kemacetan.

Diperkirakan, perluasan jalan hanya mampu mengurangi sekitar 30 persen kemacetan yang ada.

Alasannya, ada faktor lain yang belum terselesaikan. Yakni volume kendaraan dan aktivitas warga dari arah selatan dan utara.

“Persis di selatan perempatan ada rel kereta api, kemudian ada pasar di sana. Sementara warga yang memanfaatkan pasar, sebagian besar dari kampung di sebelah utara perempatan. Ini juga harus dipikirkan untuk mengurai kemacetan Duduksampeyan,” urainya.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help