Gadget

Sisir Segmen Premium, LG G6 Diharapkan Dongkrak Penjualan Smartphone

PT LG Electronics Indonesia, Mobile Communications Division, memilih seri LG G6 untuk menggairahkan pasar.

Sisir Segmen Premium, LG G6 Diharapkan Dongkrak Penjualan Smartphone
surya/sugiharto
Retail Operation and Communication LG MobileAndrew Liux (kiri) bersama Owner Apollo Gadget Store, Irwan Harianto (kanan) berfoto bersama dengan praminuaga menggunakan LG G6 saat diluncurkan di Galaxy Mall Surabaya, Senin (8/5/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penjualan smartphone dalam empat bulan pertama tahun 2017 ini di wilayah Surabaya mengalami penurunan hingga 15 persen.

Salah satu upaya untuk meningkatkan penjualan adalah dengan agresif melakukan promosi pada seri unggulan.

PT LG Electronics Indonesia, Mobile Communications Division, memilih seri LG G6 untuk menggairahkan pasar. Meski harga smartphone itu masuk di kelas premium di kisaran Rp 9,999 juta per unit.

"Kami sangat optimis produk ini diterima di pasar. Meski pasar sedang slowdown, kami melihat sejak dilaunching LG G6 sudah banyak yang pesan," jelas Andrew, Retail Operation Head Mobile Communications Division PT LG Electronics Indonesia, Senin (8/5/2017).

Bahkan Andrew menyebutkan bila penjualan LG selama empat bulan ini stabil. Tidak turun maupun naik. Salah satunya, karena ada seri smartphone segmen menengah yang cukup diterima pasar, yaitu seri K10 2017.

"Untuk seri menengah, kami stabil. Untuk seri premium, pertama kalinya kami agresif tawarkan G6 ini. Secara penampilan dan operasional, sangat lengkap," tambah Andrew.
Kehadiran G6 di segmen premium hampir bersamaan dengan kehadiran Samsung S8 yang juga bermain di segmen ini. Samsung S8 dijual di kisaran harga Rp 10 juta hingga Rp 12 juta.

Kedua brand ini merupakan "saudara angkat", sama-sama dari Korea Selatan, terus agresif bersama menggebrak pasar ponsel dunia.

Khusus pasar Surabaya, Andrew menggandeng Apollo Gadget store, menggelar program pameran dan trade in (tukar tambah) di Galaxy Mall, Surabaya, mulai Senin (8/5/2017) hingga Minggu (14/5/2017).

Irwan Harianto, owner Apollo, menambahkan, program tukar tambah selalu menarik konsumen dalam membeli produk baru.

"Dengan trade in bisa membeli ponsel baru dengan harga murah, dipotong dari harga ponsel lama yang dimiliki. Kedua, bisa menyelesaikan masalah, dengan memiliki ponsel baru, ponsel lama lebih bermanfaat, tidak harus tersimpan sia-sia, atau membebani bila tetap pegang dua," jelas Irwan.

Dengan program trade in ini, pasar yang lesu bisa bergerak naik. Apalagi dengan adanya seri baru. Setiap ada program trade ini, diakui Irwan cukup memberi kontribusi yang besar dalam hal peningkatan penjualan.

"Untuk LG G6, selain trade in, bisa juga beli dengan program cicilan berbagai jenis kartu kredit dan non kartu kredit. Juga promo asuransi, serta promo lainnya," tambah Irwan.

Selama tujuh hari pameran program trade in, disiapkan 500 unit G6. Baik Andrew maupun Irwan, optimis akan tercapai.

Bulan Mei ini ada event Surabaya Shopping Festival dalam rangka HUT Kota Surabaya.

Penulis: Sugiharto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help