Surya/

Berita Surabaya

Jepang Hibahkan Mesin Penghasil BBM Berbahan Baku Air untuk Koarmatim

Ada empat tangki raksasa yang siap menampung proses semacam penyulingan itu. Tangki pertama telah diisi.

Jepang Hibahkan Mesin Penghasil BBM Berbahan Baku Air untuk Koarmatim
surya/nuraini faiq
Mesin penyuling air menjadi BBM yang kini diujicobakan di Armatim Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan teknologi Jepang memberikan bantuan mesin penghasil BBM kepada Komando Armada Indonesia Timur (Koarmatim) secara cuma-cuma.

Mesin senilai Rp 14 miliar ini mampu menghasilkan BBM dari bahan bakar air.

Senin (8/5/2017) siang ini, mesin yang didatangkan langsung dari Jepang itu diujicoba.

"Komposisinya 50 persen air + 50 persen solar jadi solar utuh," klaim Karso Mulyanto Sutejo, direksi PT Eneco Holding perwakilan Indonesia saat uji coba mesin penghasil BBM berbahan dasar air.

Mesin itu oleh induk perusahaan, PT Eneco Holding Inc Jepang dinamakan Eneco Plasma Fusion, yakni teknologi ionisasi yang mencampurkan unsur air dan BBM menjadi BBM.

Jika dicampur dengan solar akan menghasilkan solar. Jika bensin akan menghasilkan bensin. Menurut mereka ada ionisasi hidrogen dan karbon dalam proses itu.

Perusahan Jepang itu datang bersama sejumlah direksi dan teknisi. Mereka berencana melakukan ujicoba pembuatan BBM dari bahan bakar air.

Ada empat tangki raksasa yang siap menampung proses semacam penyulingan itu. Tangki pertama telah diisi.

"Dalam waktu 4 jam ke depan katanya sudah menghasilkan BBM. Makanya kami lihat dulu hasilnya seperti apa," kata Kadis Material dan Perbekalan Kolonel Laut Hudiono.

Menurut Bambang Sulistyo, perwakilan PT Eneco Holding Indonesia awal mula perusahaan Jepang itu mau menghibahkan mesin penghasil BBM unuk efisiensi.

"Kami pernah tertantang Wakasal saat diminta tidak hanya ngomong. Tapi datangkan langsung. Ini mesin sudah kami datangkan dan siap ujicoba," kata Bambang.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help