Ekonomi Bisnis

Jonan Akan Alihkan Anggaran Tangki Penimbun BBM.ke Jaringan Gas Masyarakat Menengah ke Bawah

Jonan berharap akan ada lagi jargas di wilayah kota Surabaya yang dibangun dengan dana APBN 2017.

Jonan Akan Alihkan Anggaran Tangki Penimbun BBM.ke Jaringan Gas Masyarakat Menengah ke Bawah
surya/sugiharto
Dirut PGN, Jobi triananda hasjim (kanan) bersama Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (dua dari kiri) dan Menteri ESDM, Jonan saat meresmikan 24.000 jaringan sambungan Gas Bumi di Kota Surabaya tahun anggaran 2016 di Rusun Penjaringansari Surabaya, Minggu (7/5/2017). 

SURYA.co.id I SURABAYA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan, dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Minggu (7/5/2017), meresmikan jaringan gas (jargas) di rumah susun (rusun) Penjaringansari III.

Di sela peresmian jargas yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 itu, Jonan berharap akan ada lagi jargas di wilayah kota Surabaya yang dibangun dengan dana APBN 2017.

"Inginnya seperti itu, menggantikan anggaran untuk tangki penimbun BBM. Biar pembangunan tangki penimbun itu dilakukan dengan anggaran internal Pertamina sendiri. Dana APBN-nya biar untuk yang bisa dirasakan oleh rakyat menengah ke bawah secara langsung, " kata Jonan usai meresmikan jargas yang dibangun dan dikelola oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero itu.

Dalam APBN 2017, diketahui bila pembangunan jargas baru akan dilakukan di daerah lain selain Surabaya.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja, mengakui adanya pengalihan program jargas untuk wilayah kota Surabaya itu.

"Tadinya kami telah mengajukan anggaran pembangunan jargas untuk 200.000 pelanggan rumah tangga sesuai dengan road map 2019 sebanyak 1,3 juta sambungan. Tetapi karena keterbatasan anggaran negara, maka dapatnya hanya 56.000 rumah tangga," ujar Wiratmaja pada awal tahun 2017 lalu.

Dengan adanya permintaan dari Jonan ini, diharapkan Kota Surabaya dalam mendapatkan jargas lagi di tahun 2017 dengan dana APBN 2017.

"Karena itu kami harap Komisi VII DPR RI mendukung dan menyetujui penggeseran anggaram dari tangki penimbun untuk jargas," tambah Jonan, sambil mengangguk ke wakil ketua komisi VII DPR RI Dapil Surabaya - Sidoarjo Syaikul Islam Ali, yang juga hadir dalam peresmian.

Pemanfaatan jargas akan menghemat pengeluaran rumah tangga dibandingkan tabung LPG 3 kg.

Masyarakat dapat menghemat hingga 36 persen dibandingkan penggunaan LPG 3 kg.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help