Surya/

Di Pasuruan, Tamu Hotel Bisa Saksikan Tingkah Jerapah dari Balkon Kamar

HOTEL BARU DI TAMANS SAFARI PRIGEN. Tairfnya Rp 1,4 juta per malam. "Kami tidak menjual kamar, tetapi menjual pengalaman," katanya.

Di Pasuruan, Tamu Hotel Bisa Saksikan Tingkah Jerapah dari Balkon Kamar
adi sasono
PEMANDANGAN BALKON – Dari balkon kamar Baobab, tamu bisa langsung melihat jerapah dan zebra di atas savannah. 

SURYA.co.id | PASURUAN – Ada yang baru di kompleks Taman Safari Prigren, Kabupaten Pasuruan, yaitu sebuah hotel bintang 4 yang tergolong unik.

Hotel itu bernama Baobab Safari Resort yang akan resmi dibuka bulan ini, Mei 2017 ini. Beda dari resort lainnya, Baobab mengusung tema Afrika dengan segala pernak-perniknya.

“Kami tidak menjual kamar, tetapi menjual pengalaman. Dengan tarif mulai Rp 1,4 juta per malam, semua pengalaman yang didapat tamu sangat sepadan,” kata Yulianto Sumarto, Hotel Manager dalam media gathering di Baobab Safari Resort, Sabtu (6/5/2017) pagi.

Apa saja pengalaman itu? Kata Yulianto, antara lain, tamu bisa langsung menyaksikan aktivitas satwa khas Afrika langsung dari balkon kamar. Satwa-satwa khas Afrika itu antara lain, jerapah, badak, leopard, singa dan zebra, serta lainnya. “Jadi, begitu bangun pagi, tamu bisa langsung berhadapan dengan zebra,” katanya.

Pengalaman lainnya, kata Yulianto, untuk anak-anak disediakan waktu khusus, pukul 18.00-19.00, untuk bakar api unggun dan mendengarkan cerita tentang satwa-satwa Afrika itu. “Dengan menggunakan boneka, kami ceritakan segala sesuatu tentang gajah misalnya. Dengan begitu, anak-anak akan bisa belajar tentang satwa dengan cara yang menarik,” katanya.

Tak hanya itu. Kalau tidak hujan, para tamu dewasa akan diajak mengikuti night walk sejauh 2 km di hutan sekitar resor. Acara ini dimulai pukul 21.00 selama sekitar satu jam. “Pengalamannya adalah bertemu langsung dengan makhluk-makhluk nocturnal atau yang hanya beraktivitas malam hari, seperti burung hantu dan ular,” tutur Yulianto.

Soal sedekat apa tamu bisa berinteraksi dengan satwa, Yulianto mengatakan, tamu bisa memberi makan satwa herbivore (pemakan tumbuhan) dari emplasemen khusus yang disebut feeding stations.

Hotel yang berdiri di areal seluas 1,2 hektare ini memiliki 148 kamar, yang terdiri atas 112 kamar superior, 24 kamar deluxe, 8 kamar mezanine dan 4 kamar junior suite. Fasilitas lainnya adalah kolam renang tak jauh dari areal satwa, gym dan spa, resto, bar & lounge serta Wi-Fi.

Soal nama Baobab, Idham Rustian, Head of Sales & Marcomm Taman Safari Prigren, menjelaskan, Baobab adalah nama pohon ikonik dari Afrika yang mampu menyimpan banyak air di dalam batangnya. “Pohon baobab menjadi jujugan satwa yang mencari air di musim kering,” katanya.

Karena itu, kata Idham, di resor itu dibangun replika baobab namun dengan ukuran yang lebih kecil. “Di jalan masuk resor kami tanam baobab yang masih muda,” katanya.

Penulis: Adi Sasono
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help