Surya/

Travel

Yuk Berburu Kuliner Asik di Pasar Malam Toendjoengan

Penasaran dengan kuliner-kuliner asik khas Suroboyoan? Mumpung sedang dibuka, yuk mampir ke Pasar Malam Toendjoengan. Ini lokasinya...

Yuk Berburu Kuliner Asik di Pasar Malam Toendjoengan
surabaya.tribunnews.com/Fatimatuz Zahroh
Suasana di Pasar Malam Toendjoengan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Surabaya yang gemar berburu kuliner jangan sampai ketinggalan berkunjung ke Pasar Malam Tjap Toendjoengan.

Bertempat di pelataran East Coast Pakuwon City, acara yang tak pernah absen di Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ini sudah dibuka, Kamis (4/5/2017) hingga sebulan mendatang.

Tahun ini Pasar Malam Tjap Toendjoengan mengangkat tema Kampung Melayu. Total ada 60 stan kuliner yang siap memanjakan lidah para pengunjung.

"Stan makanan di sini tidak hanya makanan tradisional. Namun juga ada makanan modern dan tentunya aneka makanan lokal Kota Surabaya," ucap GM East Coast Center, Eka Hendrawan, saat acara pembukaan, Kamis (4/5/2017).

Sejumlah stan makanan yang ada di pasar malam ini seperti semanggi, lontong balap, rawon, tahu campur, lontong kupang dan jajanan pasar. Mulai bubur madura, cakwe dan roti goreng.

Selama menikmati aneka kuliner di pasar malam Tjap Toendjoengan, pengunjung juga dihibur dengan penampilan budaya tradisional.

"Ada penampilan ludruk humor, keroncong dan juga tarian remo. Selain itu juga ada demo masak," katanya.

Menurut Eka, yang membedakan acara Pasar Malam Tjap Toendjoengan tahun ini adalah cara pembelian di setiap stan. Yaitu harus menggunakan uang elektronik.

"Jadi setiap beli harus menukarkan dulu ke lima stan penukaran uang elektronik. Sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi sosialiasi penerapan uang elektronik," ucapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Arini Pakistyaningsih, mengatakan Pasar Malam Tjap Toendjoengan ini adalah rangkaian acara HJKS Surabaya.

"Ini sudah kali ke sembilan acara pasar malam ini digelar. Kami berharap bisa menjadi alternatif hiburan bagi warga Surabaya," kata Arini.

Di antara stan yang ikut berjualan di sini, banyak di antaranya yang berasal dari UMKM.

Tentunya kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sarana meningkatkan perekonomian UMKM.

"Ke depan masih ada Festival Rujak Uleg, Parade Bunga dan Budaya dan Surabaya Shopping Festival," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help