Surya/

VIDEO - Jelang Kematian Leo Maspaitella, Keluarga Tak Mendapat Firasat Apapun

Leo Maspaitella, legenda bola voli nasional tutup usia karena sejumlah penyakit yang diidapnya. Begini kata keluarga...

SURYA.co.id | SURABAYA - Kematian Leonard Jonas Maspaitella, mantan atlet voli dan pelatih voli nasional era 80-an, menyisakan duka mendalam bagi keluarga. 

Sebelum Leo meninggal Rabu (3/5/2017) pagi, keluarga mengaku tak mendapat firasat apapun, mengingat sakit gula yang diderita Leo sudah berlangsung lama, yakni sejak 2004 silam.

"Tidak ada firasat apapun. Senin malam saya pulang kondisi beliau justru sehat dan tidak ada apa-apa. Kami juga ngobrol-ngobrol biasa namun kondisi fisiknya memang sudah menurun," kata Lodry Maspaitella anak kedua Leo.

Baca: Dunia Voli Nasional Berduka, Leo Maspaitella Meninggal Dunia

Lodry Maspaitella adalah anak kedua Leo yang mengikuti jejak sang ayah di dunia voli. Dia adalah mantan tosser terbaik Indonesia sekaligus pelatih klub Jakarta BNI Taplus. 

Senada dengan Lodry, anak pertama Leo, Lourina Henriette Maspaitella atau Henny Maspaitella mantan ratu atletik Indonesia juga mengatakan hal sama.

Henny mengaku tak mendapatkan firasat apapun saat kepergian sang ayah, bahkan dirinya sempat terbang ke Jakarta karena ada keperluan.

"Saya tidak ada firasat apapun. Karena memang Papa kondisinya sudah menurun," jelasnya.

Di usia ke78 Leo meninggalkan satu istri, Paulina Sarah Lessil, dua anak yang masing-masing bernama Lourina Henriette Maspaitella, Loudryans Arison Maspaitella, dan lima cucu.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help