Surya/

Dunia Voli Nasional Berduka, Leo Maspaitella Meninggal Dunia

Dunia voli nasional berduka setelah salah satu legenda bola voli, Leonard Jonas Maspaitella meninggal dunia di usia 78 tahun.

Dunia Voli Nasional Berduka, Leo Maspaitella Meninggal Dunia
surabaya.tribunnews.com/Dya Ayu
Keluarga mendiang Leo Maspaitella melihat jenazah pria yang meninggal dunia di usia 78 tahun tersebut, Rabu (3/5/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suasana duka menyelimuti rumah Leonard Jonas Maspaitella di Rungkut Harapan blok D no 2 Surabaya, Rabu (3/5/2017). 

Mantan atlet sekaligus mantan pelatih voli nasional era 1980-an ini meninggal dunia pada pukul 05.15 Wib di kediamannya.

Leonard meninggal di usia 78 tahun karena sakit diabetes dan stroke yang dideritanya beberapa tahun ini.

Saat Surya.co.id berkunjung ke rumah duka tersebut, terlihat dua anak Leo berada di dekat peti jenazah sang ayah yang akan dikebumikan Kamis (4/5/2017) di makam Kembang Kuning, Surabaya. 

Dua anak Leo itu adalah Lodryans Maspaitella, mantan tosser terbaik Indonesia sekaligus pelatih Jakarta BNI Taplus, serta Lourina Henriette Maspaitella atau Henny Maspaitella, mantan ratu atletik Indonesia sekaligus anak pertama mendiang Leo. 

"Papa tidak ada tepat pukul 5.15 WIB. Papa juga sudah lama sakit gula sejak 2004 dan sempat terkena stroke juga, sehingga kondisinya semakin menurun, " kata Lodry Maspaitella, anak kedua Leo, Rabu (3/5/2017) sore.

Lodry menjelaskan, semenjak pensiun dari dunia olahraga, Leo Maspaitella memilih untuk menjadi pengajar dan juga pembina sebelum pada akhirnya benar-benar pensiun dari dunia voli karena sakit.

"Sebenarnya ini lebih pada kondisi psikis papa, karena biasanya beliau sering beraktivitas lalu harus diam dirumah. Dari situ mulai drop. Belum lagi ditambah beliau merasa hidupnya membebani orang padahal kami keluarganya tidak ada masalah," ujarnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help