Advertorial

Paham Radikal Mudah Menyusup Lewat Medsos, Anggota Dewan Harus Gencar Sosialisasi Pancasila

Anggota Dewan didorong untuk kian gencar mensosialisasikan Pancasila mengingat paham-paham radikal kian mudah menyusup melalui media sosial.

Paham Radikal Mudah Menyusup Lewat Medsos, Anggota Dewan Harus Gencar Sosialisasi Pancasila
ist
Ketua Umum Adeksi, Armuji 

SURYA.co.id | SURABAYA - Reses akan menjadi ajang implementasi bagi pimpinan dan anggota DPRD dalam menumbuhkembangkan nilai kebhinekaan dalam masyarakat.

Selain itu, untuk menumbuhkan nilai-nilai luhur keberagaman tersebut harus dimasukkan dalam kurikulum sekolah.

"Banyak anak di era sekarang tak paham nilai-nilai luhur Pancasila. Keberagaman dianggap perbedaan," kata Baktiono, anggota ADEKSI yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya, Selasa (2/5/2017).

Tidak hanya anak usia sekolah, orang dewasa saat ini juga tak paham nilai-nilai Pancasila. Padahal, kehidupan sosial di masyarakat sangat dituntut mempraktikkan nilai-nilai ini.

Ketua Umum ADEKSI Ir Armuji menuturkan bahwa dalam Rakernas ADEKSI telah dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pimpinan dan anggota DPRD Kota seluruh Indonesia bersama Menko Polhukam Wiranto.

Tugas ADEKSI bersama semua anggotanya yang juga anggota DPRD harus menyosialisasikan nilai keberagamaan dalam Pancasila. "Pak Wiranto mendukung penuh," kata Cak Ji, panggilan Armuji, secara terpisah.

Apalagi program kebhinekaan itu masuk dalam agenda reses anggota DPRD. Ini bakal dijadikan modul percontohan bagi seluruh DPRD di Indonesia tentang bagaimana menumbuhkan rasa nasionalisme dan menghargai perbedaan pada anak sekolah, serta menanamkan jiwa kebangsaan agar tidak mudah goyah.

Politisi PDIP ini meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi kemajuan di era Teknologi Informasi (TI) sekarang ini, ketika kabar hoax (bohong) soal paham di luar Pancasila makin berseliweran.

Semua harus dibarengi dengan pengertian dan penguatan tentang nasionalisme. Banyaknya paham radikalisme begitu mudah masuk di era digital seperti sekarang. "Inilah tantangan kita bersama. Paham itu begitu mudah menyelinap melalui medsos. Anehnya, masyarakat mudah menerimanya," kata Cak Ji. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved