Surya/

VIDEO - Dibully Netizen, Cak Budi Akhirnya Jual Fortuner dan iPhone 7

Cak Budi yang dibully netizen karena membeli iPhone 7 dan Fortuner dari dana hasil sumbangan, akhirnya menjual mobil tersebut. Begini katanya...

SURYA.co.id | MALANG - Budi Utomo (42) atau yang akrab dipanggil Cak Budi, mengaku kaget terhadap informasi yang mengatakan kalau dirinya menyelewengkan dana sosial hasil sumbangan warga.

Netizen di Instagram membully Budi karena diduga menggunakan dana sumbangan untuk membeli Toyota Fortuner dan iPhone 7.

Menanggapi hal itu, Budi mengakui kalau barang-barang itu memang dibeli dari dana donasi warga. Menurutnya, iPhone 7 dan Toyota Fortuner itu dibeli untuk mempermudah kinerjanya saat memberikan sumbangan kepada yang membutuhkan bantuan. Ia secara terus terang mengatakan tidak memiliki niat untuk menyelewengkan dana donasi.

Diterangkan lebih jauh oleh Budi, mobil Fortuner dipilih karena memiliki ketangguhan untuk melewati medan yang terjal. Sedangkan iPhone 7 dipilih karena memiliki kapasitas penyimpanan besar dan untuk merekam video selama kegiatan berlangsung. Namun Budi tidak menyangka kalau upayanya itu mendapat komentar negatif dari netizen.

“Ini jadi pelajaran buat saya,” katanya, Selasa (2/5/2017).

Budi lantas membuat klarifikasi di akus Instagramnya. Dalam klarifikasi itu, ia menjelaskan akan menjual semua aset yang diperoleh dari uang donasi (1 unit iPhone 7 dan mobil Fortuner).

Saat dikonfirmasi tentang hal itu, Budi mengatakan kalau mobil Toyota Fortuner sudah dijual dan laku sekitar Rp 400 juta. Sedangkan belinya dulu sekitar Rp 500 an juta. Sementara iPhone 7 sedang dalam proses penjualan. Hasil penjualan barang-barang itu akan diberikan seluruhnya ke lembaga amal berskala nasional yang terpercaya seperti Dompet Dhuafa / Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Jadi ada rugi sekitar Rp 100 an juta,” terang Budi saat menjelaskan penjualan Toyota Fortuner.

Jumlah uang dalam rekeningnya saat ini Rp 0. Sebelumnya terkumpul dana di rekening pribadinya sebanyak Rp 560 juta. Sedangkan uang donasi lainnya disimpan di rekening kitabisa.com sebanyak Rp 700 juta.

Totalnya Diketahui sedikitnya ada dana terkumpul Rp 1,2 miliar yang belum disalurkan. Budi juga mengucapkan terima kasih atas masukan dan saran yang diberikan oleh netizen, khususnya para donatur. Ia sekaligus memohon maaf karena telah mengecewakan banyak pihak dengan cara dan keputusan penggunaan uang donasi, serta minimnya transparansi seputar hal ini.

“Meski niat saya sepenuhnya untuk melancarkan kegiatan amal, saya paham bahwa tindakan ini tidak tepat karena tidak dikomunikasikan terlebih dahulu kepada donatur. Atas kekhilafan ini saya sekali lagi memohon maaf,” tulisnya dalam akun sosial media.

Diberitakan sebelumnya oleh surya.co.id, upaya penggalangan dana yang dilakukan relawan suami istri bahagia (Suisba) Peduli (Cak Budi dan Lina) mendapat sorotan tajam dari netizen.

Pasalnya, muncul kabar uang donasi digunakan untuk kepentingan pribadi mereka membeli mobil Fortuner dan iPhone 7. Kabar tak sedap itu berawal dari postingan akun @thenewbikingregetan.

Akun yang mengklaim dirinya sebagai pemberantas apapun yang merugikan masyarakat itu tiba-tiba memposting laporan keuangan Cak Budi. Akun ini menuduh Cak Budi sering mentransfer dana dari rekening @kitabisacom ke rekening pribadinya.

“Saya tabbayun saja, dan saya tidak akan balas dendam,” kata Budi saat dimintai tanggapan terkait akun Instagram @thenewbikingregetan.

Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help