Citizen Reporter

100 Guru Ini Meniti Jalan menjadi Guru Inovatif

ratusan guru dari semua provinsi di Indonesia ini berlomba meniti jalan menjadi guru inovatif lewat pelatihan dan bimbingan teknis dari

100 Guru Ini Meniti Jalan menjadi Guru Inovatif
priyandono/citizen reporter
Bimbingan dan teknis guru di Yogyakarta 

Reportase Priyandono
Guru SMAN 1 Gresik/Peserta Bimtek Pendampingan Inobel Region Yogyakarta

 

UNDANG-UNDANG No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Dari situ tampak bila guru memiliki peran dan fungsi sangat strategis. Kualitas proses dan hasil belajar ada di pundak mereka. Sebab mereka lah yang bisa menciptakan suasana belajar serta proses pembelajaran.

Untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan proses pembelajaran yang bermakna dibutuhkan guru-guru inovatif. Selayaknya guru harus senantiasa mengembangkan wawasannya agar tak picik pada kenyataan.

Oleh karena itu guru harus diberikan ruang untuk berkarya. Terkait hal tersebut Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Subdit Kesejahteraan, Penghargaan dan Perlindungan menggelar Bimbingan Teknis Pendampingan dan Rencana Tindak Lanjut Karya Inovasi Pembelajaran Guru Jenjang Pendidikan Menengah tahap II di Yogyakarta, Rabu-Jumat (26-28/4/2017).

Diikuti 100 peserta dari tujuh provinsi yang dibuka Sri Handayani, Kepala Seksi Kesejateraan. Turut hadir guru besar Universitas Negeri Yogyakarta Prof Dr Sugiyono dan guru besar Universitas Negeri Semarang Prof Samsudi.

Di hadapan peserta Sri Handayani tak bisa menutupi rasa bangganya. “Bapak-ibu yang hadir di sini adalah guru-guru hebat,” pujinya

Setelah kegiatan ini, lanjut Sri Handayani, peserta akan mendapat bimbingan dari narasumber. Nantinya 100 karya terbaik dari region Jakarta dan Yogyakarta akan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan sekaligus mendeseminasikan laporan penelitiannya. Setelah itu baru dipilih tiga laporan terbaik untuk SMA dan SMK.

Tahap pertama Bimtek digelar di Jakarta (18-20/4/2017) juga diikuti 100 peserta dari 20 provinsi. Untuk mengikuti kegiatan ini peserta terlebih dahulu harus mengajukan proposal penelitian melalui laman kesharlindungdikmen.id

Melalui laman Kesharlindung Dikmen ini lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) tahun ini mengalami peningkatan luar biasa. Terdapat 2.400 pendaftar yang terjaring 1.454 orang dan 967 di antaranya dinyatakan lolos administrasi. Setelah dilakukan penilaian didapat 200 proposal.

Sebagai gambaran tahun lalu pendaftar tak lebih dari 700 orang yang kemudian dipilih 300 peserta untuk mendapatkan bimtek di tiga region, Jakarta, Yogyakarta dan Makassar.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved