Surya/

Berita Bisnis

Lewat Beras Organik, Bank Indonesia Dorong Peningkatan Stok Pangan Jatim

Budidaya padi organik mensyaratkan pola pikir dan pengetahuan yang baik bagi alam, meski pengolahanannya lebih merepotkan.

Lewat Beras Organik,  Bank Indonesia Dorong Peningkatan Stok Pangan Jatim
surya/sri handi lestarie
Kepala BI KPw Jatim, Difi Johansyah (kedua dari kiri) saat melakukan panen raya secara simbolis lahan padi merah kluster binaan BI di Banyuwangi, Rabu, (26/4/2017). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Program kluster yang dikembangkan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur, ditargetkan untuk mendukung peningkatan stok pangan.

Meski diakui Difi Ahmad Johansyah, Kepala BI KPw Jatim, stok pangan di wilayah ini sudah surplus.

"Dengan panen perdana ini, kami dari BI mendorong adanya budi daya padi organik untuk meningkatkan stok pangan di Jatim, meski saat ini sedang surplus," kata Difi, di sela panen raya padi beras merah organik di Singojuruh, Banyuwangi, Rabu (26/4/2017).

Lebih lanjut Difi menyebutkan, budidaya padi organik mensyaratkan pola pikir dan pengetahuan yang baik bagi alam, meski pengolahanannya lebih merepotkan.

"Biarkan alam yang mengurus alam sendiri, dan ini tujuan BI Jatim yakni mengajak petani kembali ke alam. Karena dengan sistim organik, bisa memberikan manfaat menyuburkan lahan meski dimanfaatkan berkali-kali.

Difi yang mengaku pernah mendalami keilmuan pertanian organik mengaku pertanian organik pupuknya berasal dari kompos dan pengelolaanya dilakukan secara baik.

"Dan yang paling penting adanya bakteri yang nempel di tanaman, sehingga tanah juga menjadi subur. Sebab saat ini jarang ditemukan tanah yang subur dengan adanya cacing tanah, karena banyak tanah yang terkontaminasi bahan kimia," jelasnya.

Dengan mengembangkan pertanian organik ke depan bangsa ini bisa mewariskan ke anak cucu tanah yang bagus dan sehat.

Panen padi organik yang dilakukan BI di Kabupaten Banyuwangi merupakan hasil mitra petani binaan BI Jember, dari sejumlah binaan lainnya yang ada di wilayah Jawa Timur.

Selain fokus kepada pertanian organik, BI beberapa perwakilan Jawa Timur juga membina sejumlah UMKM dan kluster lainnya. Antara lain, jagung, kedelai, lombok dan sapi potong.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help