Berita Surabaya

Kepribadian Seseorang Bisa Dilihat dari Perilakunya di Media Sosial, Benarkah?

Internet saat ini semakin mudah diakses dengan menggunakan ponsel pintar atau smartphone.

Kepribadian Seseorang Bisa Dilihat dari Perilakunya di Media Sosial, Benarkah?
surya/sulvi sofiana
Pakar komunikasi Universitas Airlangga, Suko Widodo saat Workshop Cerdas Memilih Informasi, Lawan Hoax di Gedung Wanita, Rabu (26/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Eksistensi ponsel pintar dan kecepatan penyebaran informasi membuat semakin banyak berita palsu atau hoax beredar.

Melihat fenomena tersebut pakar komunikasi Universitas Airlangga, Suko Widodo menyebut hoax tak bisa dihindari karena penggunaan internet yang tinggi di Indonesia.

Penyebaran hoax ini harus dicegah mulai dari diri sendiri, karena juga ada sanksinya kalau merugikan orang lain.

Menurutnya ada beberapa cara untuk melawan berita palsu beredar, yaitu cermati judul yang provokatif, cermati sumber informasi,cek logika pesan, cek sumber lain, cek keaslian foto.

Ia menegaskan, setiap judul atau isi tulisan yang mengundang provokasi menurutnya harus dikaji.
Prinsip tidak tergesa-gesa dalam menanggapi berita menurutnya harus dilakukan.

Logika dalam melihat berita yang beredar juga harus digunakan agar tidak mudah terpancing informasi.

“Saat ini masyarakat bukan hanya konsumen informasi, tapi juga produsen karena kecanggihan ponsel. Foto saja bisa mudah diubah, makanya harus dicari terus kebenaran informasi sebelum dibagikan,” jelasnya dalam Workshop Cerdas Memilih Informasi, Lawan Hoax di Gedung Wanita, Rabu (26/4/2017).

Internet bahkan semakin mudah diakses dengan menggunakan ponsel pintar atau smartphone.

Mengutip data yang ada, ia menjelaskan jumlah ponsel di Indonesia mencapai 120 persen dari jumlah penduduk. Artinya satu orang bisa memiliki dua sampai tiga handphone.

“Penyakit orang sekarang serba cepat, malam hari dapat doa langsung dishare. Ada tulisan Arab langsung di share aja, padahal tulisan arabnya bisa jadi daftar restoran,” ungkapnya.

Padahal menurutnya, kepribadian seseorang bisa dilihat dari perilakunya di media sosial. Mulai dari foto profil, status sosmed hingga isi dari sebaran informasi yang dilakukannya.

“Kualitas orang itu tergantung pada cara ngomongnya. Makanya kalau mendapat informasi itu “Don't to Milk” alias ojo kesusu (jangan terburu-buru, Red),” candanya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved