Surya/

Berita Malang Raya

Siang Ini, Perwakilan BPCB Trowulan Tinjau Situs Purbakala Mirip Pemandian di Wajak Malang

Perwakilan Balai Pelestari Cagar Budaya Trowulan akan meninjau lokasi situs purbakala yang tidak terawat di Dusun Nanasa

Siang Ini, Perwakilan BPCB Trowulan Tinjau Situs Purbakala Mirip Pemandian di Wajak Malang
surya/ist
Situs purbakala yang tidak terawat di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Perwakilan Balai Pelestari Cagar Budaya Trowulan akan meninjau lokasi situs purbakala yang tidak terawat di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Selasa (25/4/2017) siang.

Situs yang mirip bekas kolam pemandian itu ramai diperbincangkan di sosial media setelah Muhammad Nuraini (26) mengunggah foto-foto situs ke Grup Facebook ASLI Malang, Senin (24/4/2017).

"Nanti siang akan kami tinjau bersama pihak kepolisian sekitar pukul 11.00 wib," kata Hariyoto dari Balai Pelestari Cagar Budaya Trowulan, Selasa (25/4/2017).

Hariyoto yang juga merupakan juru kunci Candi Songgoriti akan melapor ke BPCB Trowulan di Mojokerto terkait hasil peninjauan lokasi.

Beberapa waktu lalu, masih di bulan yang sama, Hariyoto juga meninjau temuan batu megalit peninggalam zaman meghalitikum yang berada di tengah proyek jalan tol Pandaan - Malang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Nuraini (26) warga Dusun Karanganya, Desa Karanganyar, Poncokusumo menunjukkan foto-fotonya sedang sibuk membersihkan rumput yang menutupi sebuah situs purbakala di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Somad, begitu sapaan akrabnya mengatakan kalau situs itu sudah lama diketahui warga, namun kondisinya tidak terawat.

“Kondisinya tidak terawat, jadi ya saya bersihkan. Kebetulan saya juga suka barang-barang antik,” kata Somad.

Di situs itu, Somad juga melihat adanya pahatan dan ukiran. Selain itu, juga ada aliran air di situs itu.
Situs itu bentuknya seperti kolam dengan tinggi sekitar 1 meter dari tanah dan lebar 8 meter.

Panjangnya yang ke arah belakang langsung menuju ke sungai. Jaraknya sekitar 10 meter dari sungai.

“Ada yang berbentuk seperti Ganesha,” katanya, Selasa (25/4/2017).

Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help