Surya/

Berita Malang Raya

Bikin Baper, Tahanan Polres Malang Menyerahkan Diri Diantar Sang Bunda

Kharisma Ramdhani (25), satu dari 17 tahanan Polres Malang yang kabur, akhirnya menyerahkan diri. Saat menyerahkan diri, dia diantar sang bunda...

Bikin Baper, Tahanan Polres Malang Menyerahkan Diri Diantar Sang Bunda
ist
Kharisma Rhamdani, satu dari 17 tahanan polres Malang yang kabur akhirnya menyerahkan diri ke polisi dengan ditemani sang bunda, Minggu (23/4/2017). 

SURYA.co.id | MALANG - Kharisma Ramdhani (25), satu dari 17 tahanan yang kabur dari ruang tahanan Mapolres Malang menyerahkan diri, Minggu (23/4/2017) malam. 

Saat menyerahkan diri dan mendatangi pos penjagaan Mapolres Malang, Kharisma diantar oleh ibunya.

Kharisma adalah tahanan kasus narkotika, warga Jalan Pratu Pujiman nomor 15 RT16/RW04, Kelurahan Sedayu, Kecamatan Turen.

Kharisma juga beralamat di Jalan Dewi Sartika Atas Nomor 111, RT04/RW08 Kecamatan/Kota Batu.

“Benar, dia sudah menyerahkan diri diantar keluarganya,” terang Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, saat dihubungi lewat aplikasi Whatsapp.

Ujung mengungkapkan, sebelumnya dirinya memang melakukan pendekatan kepada ibunya.

Ujung memberikan jaminan, Kharisma diperlakukan dengan baik.

Selain itu diungkapkan pula risiko jika tidak mau menyerahkan diri.

“Mohon doanya, sekarang masih sisa tujuh orang,” tandas Yade.

Setelah Kharisma menyerahkan diri, kini masih ada tujuh tahanan yang masih dalam pengejaran, enam tahanan Satreskoba dan satu tahanan Satreskrim.

Mereka adalah Bendot (37) warga Dusun Sumbersewu RT4/RW1, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, Ali Wava (40) warga Dusun Trajeng RT04/RW08, Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, dan M Faris (24), warga Sawah Pulo RT05/RW10, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

Kemudian Rusdy (28) warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupatan Sampang, Slamet Arifin (30) warga Desa Kedungbanteng RT14/RW05, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Muhamad Nawir (36) warga Jalan Muharto V-B RT09/RW06 Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedung kandang, Kota Malang.

Sementara masih ada ada satu tahanan Satreskrim yang masih belum tertangkap, yaitu Iwan Junaidi (41) warga Desa Kramat RT2/RW01 Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Iwan adalah tahanan kasus penipuan dan penggelapan.

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help