Berita Surabaya

6 dari 7 Tahanan Kabur Tertangkap Lagi, Ini Ancaman Polisi untuk Buron Salman

KASUS TAHANAN KABUR. Residivis perkara pencurian asal Kedundung, Sampang, Madura itu pun terancam ditindak tegas oleh petugas.

6 dari 7 Tahanan Kabur Tertangkap Lagi, Ini Ancaman Polisi untuk Buron Salman
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
KASUS TAHANAN KABUR - Shokib, Budi Sasmito dan Mustofa ketika digelendang anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (20/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polrestabes Surabaya masih memiliki satu tanggungan untuk menangkap Salman, tahanan Polsek Tambaksari yang kabur.

Residivis perkara pencurian asal Kedundung, Sampang, Madura itu pun terancam ditindak tegas oleh petugas.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menegaskan, perbuatan Salman sama halnya dengan melawan aparat kepolisian.

Pasalnya, sejak Salman bersama 6 temannya (sudah tertangkap semua) kabur, sudah ada imbauan secepat mungkin menyerahkan diri.

"Apalagi kasus yang disandangnya itu pencurian yang merupakan atensi pimpinan. Kalau sudah begitu ya harus ditindak tegas," tutur Kombes Frans Barung Mangera, Sabtu (22/4).

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel, mengungkapkan, timsus yang dibentuk Polrestabes sekarang ini fokus pada pencarian Salman.

Tim yang disebar itu terus mencari keberadaannya di rumah saudara, kerabat atau keluarganya.

"Siapa saja yang menyembunyikan Salman akan ikut terkena pasal. Kami mengimbau kepada masyarakat jika mengetahui keberadaan Salman agar lapor ke kepolisian terdekat," tandasnya.

Sementara itu, penangkapan yang dilakukan tim gabungan Polrestabes Surabaya telah menangkap Syaiful Haq asal Jalan Kedung Rukem IV. Tahanan narkoba itu ditangkap di daerah Blora, Jateng.

"Alhamdulillah satu lagi tahanan yang kabur tertangkap," tutur Kapolrestabes Surabaya Kombes M Iqbal.

Polisi sudah membekuk 6 dari 7 tahanan Polsek Tambaksari yang kabur pada Senin (17/4). Mereka kabur setelah menjebol plafon atap kamar mandi.

Tahanan yang sudah dibekuk yakni Fadila Arfan warga Dusun Lingkungan Tumpuk, Wlingi, Blitar, kemudian Jefry Margaputra warga Jalan Krampung Tengah, M Shokib warga Jalan Kedung Klinter, Budi Sasmito warga Jalan Setro dan Ryan Dwi warga Perumahan Graha Asri Blok CG, Sukodono, Sidoarjo. 

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help