Surya/

Berita Probolinggo

Peringati Hari Kartini Sekaligus Hari Jadi Kabupaten, Ini Pesan Bupati Probolinggo

Petugas upacara di peringatan Hari Kartini kali ini semuanya adalah kaum perempuan.

Peringati Hari Kartini Sekaligus Hari Jadi Kabupaten, Ini Pesan Bupati Probolinggo
surya/galih lintartika
Bupati Tantri saat memimpin upacara peringatan Hari Kartini dan Harjakabpro 271, Jumat (21/4/2017). 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, menggelar upacara peringatan Hari Kartini dan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-271 di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (21/4/2017) pagi.

Peringatan Hari Kartini dan Harjakabpro ke-271 ini diikuti seluruh pejabat dan karyawan-karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Menariknya, dalam upacara ini para laki-laki memakai Pakaian Khas Jawa Timuran (PKJ) lengkap dengan tutup kepala atau Udeng Okra (Orang Kraksaan).

Sementara para perempuannya menggunakan kebaya. Petugas upacara ini semuanya adalah kaum perempuan di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari mengungkapkan RA Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi atau saat ini dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan.

“Dari catatan sejarah Kartini, ada dua hal yang ingin saya sampaikan. Pertama, Kartini adalah pelopor kebangkitan perempuan Indonesia dan kedua cita-cita perempuan yang sangat tinggi," katanya.

Menurut Tantri, sebelum ada perjuangan Kartini, kaum perempuan direndahkan derajatnya.

Pada saat itu kaum perempuan dilarang menuntut ilmu, tidak boleh bekerja, apalagi menjadi pemimpin.

“Perjuangan dan cita-cita Kartini belum berakhir. Oleh karena itu, kami sebagai generasi penerus mendapatkan amanah menjadi bagian terpenting dalam mewujudkan semangat Kartini,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri mengajak seluruh pegawai bagi yang perempuan untuk menjadi perempuan Kabupaten Probolinggo yang bermartabat, mampu menjalankan amanah sebagai istri pendamping suami.

Tak hanya itu, perempuan Probolinggo juga menjadi ibu yang senantiasa mencintai anak-anaknya.

Terkait dengan peringatan Harjakabpro ke-271, Bupati Tantri menegaskan, pihaknya konsentrasi untuk pembangunan di berbagai penjuru dan pelosok desa yang dilaksanakan oleh pemerintah desa, baik pembangunan infrastruktur skala desa, pembangunan ekonomi, sosial dan budaya.

“Seiring dengan hal tersebut Pemkab Probolinggo juga lebih fokus melaksanakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab dan kewenangan pemerintah kabupaten,” terangnya.

Lebih lanjut, Bupati Tantri menambahkan pada awal tahun 2017 ini Pemkab Probolinggo telah muncurkan berbagai program inovatif baru serta mencanangkan “Endless Probolinggo” sebagai tagline baru Kabupaten Probolinggo.

“Probolinggo tiada akhir. Probolinggo yang tidak pernah habis untuk dieksplorasi, dijelajah keelokan panoramanya, digali potensinya, baik potensi sumber daya alam maupun sumber daya ekonominya, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusianya,” tambahnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help