Surya/

Kompetisi Liga 1

Penjual Bunga ini Kaget Didatangi Polisi yang Mencari Pelempar Bus Semen Padang

Hartono bingung ketika polisi tiba-tiba mendatanginya dan mencari tahu pelaku pelemparan bus yang ditumpangi rombongan pemain Semen Padang.

Penjual Bunga ini Kaget Didatangi Polisi yang Mencari Pelempar Bus Semen Padang
surabaya.tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Polisi mencari barang bukti dan pelaku pelempar bus yang ditumpangi para pemain Semen Padang di Gresik, Jumat (21/4/2017) malam. 

SURYA.co.id | GRESIK- Seorang penjual tananam, Hartono (32), sedang berada di stan Bunga Subur saat insiden pelemparan bus Semen Padang terjadi, Jumat (21/4/2017).

Tempat Hartono, berjarak kurang lebih 10 meter saja dari lokasi pelemparan di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Gresik, tersebut. 

Hartaono mengatakan, saat bus dilempar batu, dia sedang menonton televisi. Saat itulah, dia sempat mendengar geberan suara gas sepeda motor di dekat lokasi pelemparan bus. 

Geberan gas motor itu tak membuatnya curiga karena sudah terbiasa. 

Namun, sekitar sejam kemudian, dia cukup terkejut saat sejumlah polisi mendatanginya dan bertanya apakah melihat orang yang melempar bus Semen Padang

“Saya tidak tahu pak polisi. Dari tadi saya di dalam terus. Tapi tadi sempat saya mendengar ada suara gas motor kencang petang tadi,” ujar Hartono kepada polisi yang mendatanginya itu.

Dari keterangan pihak kepolisian menyebutkan ada dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, pelaku pelemparan memakai sepeda motor. Sedangkan kemungkinan kedua, pelakunya berjalan kaki.

Sedangkan di seberang jalan, tujuh meter dari titik kejadian pelemparan, polisi menemukan sejumlah potongan batu paving yang disinyalir di pakai pelaku untuk melempar kaca bus.

Potongan batu paving itu diamankan polisi untuk dipakai barang bukti dan petunjuk untuk mencari keberadaan pelaku pelemparan.

“Kalau pecahan batu paving itu ada sejak kemarin dan dipakai mobil yang mogok,” ungkap Hartono.

Kasat Reskrim Polres Gresik, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Adam Purbantoro mengatakan anggotanya sudah menyisir seluruh area jalan raya dan stan tanaman.

Bahkan, pihaknya juga juga menyisir warung-warung yang ada di depan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Gresik untuk mencari saksi mata yang melihat adanya pelaku.

“Kami masih berupaya mencari petunjuk namun sebagian besar orang yang ada di tempat itu tidak melihat ada orang yang melempar bus. Sampai saat ini kami tetap berupaya mengumpulkan keterangan dari para saksi mata untuk mencari keberadaan pelaku pelemparan,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bus yang ditumpangi para pemain Semen Padang dilempar menggunakan batu oleh orang tak dikenal. 

Insiden ini terjadi setelah Semen Padang berhasil menaklukkan Persegres dengan skor 3-1 dalam lanjutan Kompetisi Liga 1. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help