Berita Surabaya

Kursi DPRD Jatim Tambah, Pakde: Kalau Nggak Mau ke Lapangan ya Sama Saja

Pakde Karwo berkomentar soal adanya penambahan kursi di DPRD Jatim. Katanya, percuma ditambah kalau tak turun ke lapangan.

Kursi DPRD Jatim Tambah, Pakde: Kalau Nggak Mau ke Lapangan ya Sama Saja
ist/humas pemprov jatim
Gubernur Jatim, Soekarwo, saat menghadiri rapat paripurna DPRD Jatim, Kamis (20/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jatim menyambut santai adanya penambahan kursi DPRD Jatim. Menurut ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo, penambahan tersebut juga harus diisertai dengan peningkatan kinerja anggota dewan.

"Jadi, demokrasi itu kan demokrasi perwakilan di wilayah teritori. Daerah teritori kita diberi kuota perwakilan 100 (dewan). Di tambah (menjadi) 120. Ya (tetap) makili wong (mewakili orang) di 39 (wilayah) itu. (Jadi) sama saja," kata Soekarwo kepada jurnalis di gedung DPRD Jatim, Kamis (20/4/2017).

Oleh karena itu, untuk memaksimalkan hasil dengan adanya penambahan jumlah tersebut, anggota dewan sebaiknya juga meningkatkan kinerjanya dengan semakin sering terjun ke daerah guna menjaring aspirasi masyarakat.

"Itu tidak siginifikan soal demokrasi keterwakilan. Kalau perwakilan dari 100 menjadi 120 tapi tidak turun (ke masyarakat) dan di sini saja, ya sama saja," kata pria yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut.

Meskipun demikian, pria yang juga menjabat sebagai Gubernur Jatim ini tetap menyambut baik adanya keputusan itu. "Saya ikut saja dengan yang di (DPR) pusat," kata Pakde.

"Penentuan itu kan variabelnya banyak. Ada luas wilayah, bilangan pembagi pemilih, dan lain-lain. Jadi, tentu sudah melalui sejumlah pertimbangan sehingga keputusan itu diambil," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, jumlah anggota dewan masa kerja 2019-2014 mendatang kemungkinan bertambah. Kemungkinan ini akan disahkan pada salah satu isi di RUU Pemilu yang baru.

Bagi daerah dengan jumlah penduduk di atas 20 juta jiwa, akan diwakili oleh 120 orang, dari yang sebelumnya hanya 100 orang. Sedangkan untuk daerah dengan jumlah penduduk di atas tiga juta jiwa dan berada di bawah 20 juta jiwa, akan diwakili oleh 55 orang. Jumlah ini juga meningkat dari yang hanya 50 kursi saja. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help