Surya/

Berita Pasuruan

Kisah Ida Wahyuni, 10 Tahun Jadi Juru Parkir, Pernah Dapat Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif

Warga Jalan Kampung Niaga, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ini sudah 10 tahun lebih menjadi jukir.

Kisah Ida Wahyuni, 10 Tahun Jadi Juru Parkir, Pernah Dapat Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif
surya/galih lintartika
Ida Wahyuni (45), satu-satunya juru parkir (jukir) perempuan di Pandaan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Memperingati Hari Kartini, Unit Lalu Lintas Polsek Pandaan memberikan kejutan ke sejumlah perempuan pejuang di Pandaan, Jumat (21/4/2017) pagi.

Salah satu yang mendapat kejutan adalah Ida Wahyuni (45), satu-satunya juru parkir (jukir) perempuan di Pandaan.

Warga Jalan Kampung Niaga, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ini sudah 10 tahun lebih menjadi jukir di sebuah toko buah kawasan Pandaan.

Ia berjuang menjadi jukir untuk mencukupi kebutuhan anak , dan keluarganya.

Ia tak pernah lelah untuk menjadi jukir. Berangkat pagi pulang sore. Dedikasi dan perjuangannya sempat membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan tersentuh.

Tahun lalu, ia mendapatkan penghargaan sebagai tokoh perempuan inspiratif.

Bahkan, ia pun menjadi salah satu pejuang perempuan yang berjiwa kuat dan tegar.

Kanit Lalu Lintas Polsek Pandaan AKP Akhmad Shukiyanto menjelaskan, santunan dan hadiah yang diberikannya itu sebagai bentuk penghargaan terhadap perempuan pejuang.

"Kami ikut memeriahkan Hari Kartini," katanya kepada Surya.

Shukiyanto, sapaan akrabnya menjelaskan, hadiah ini diberikan kepada perempuan-perempuan terpilih. Pemilihan itu berdasarkan dedikasi dan perjuangan perempuan itu.

"Kriterianya perempuan yang berhasil dan tegar dalam menghadapi cobaan kehidupan," tandasnya.

Kepada SURYA.co.id, Ida mengaku sangat tersanjung dan bangga mendapatkan penghargaan. Ia tidak memikirkan itu sebenarnya. Ia hanya berniat untuk berjuang demi keluarganya.

"Saya bekerja ini ikhlas. Suami saya juga kerja tapi kurang untuk kebutuhan keluarga. Makanya saya ikut bekerja meski hanya sebatas jukir seperti ini," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help