Berita Surabaya

Kisah Anak Jukir dan Tukang Cukur di Surabaya Peraih Beasiswa Sekolah Penerbangan

Meski hanya anak juru parkir dan tukang cukur, dua pemuda ini sukses berkuliah di sekolah penerbangan yang berharga mahal. Ini kisah mereka....

Kisah Anak Jukir dan Tukang Cukur di Surabaya Peraih Beasiswa Sekolah Penerbangan
surabaya.tribunnews.com/Fatimatuz Zahroh
Para siswa Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya saat berkunjung ke ruang kerja Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Jumat (21/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Riksa Alfarisi (19) tak kuasa menahan haru saat berkesempatan berkunjung ke Ruang Kerja Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jumat (21/4/2017).

Bersama 23 kawannya yang lain, Riksa mendapatkan motivasi dari wali kota sebelum mulai kerja di Garuda Maintenance Facility di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Siswa lulusan SMKN 5 Surabaya ini adalah anak juru parkir yang sudah lulus dari pendidikan di Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya.

Atas kerjasama pemkot Surabaya dengan GMF, Riksa dan kawan-kawan mendapatkan kontrak bekerja selama lima tahun di GMF.

“Rasanya sangat bangga bisa mengangkat derajat orang tua. Saya berterima kasih kepada ibu Risma dan Pemkot Surabaya dan semua pihak yang telah membantu kami hingga jadi seperti sekarang,” ujar Riksa.

Ia mengaku akan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Demi bisa membahagiakan orang tuanya kelak.

Hal senada juga disampaikan oleh Kevin Hafiz. Beda dengan Riksa, Kevin adalah anak seorang tukang cukur di Surabaya.

“Saya waktu itu sempat bekerja serabutan jadi teknisi, lalu dicari oleh Dinas Sosial dan ditawari untuk ikut sekolah di ATKP. Saya langsung mau, alhamdulillah sekarang sudah penempatan kerja di Tangerang,” katanya.

Awalnya ia tidak menyangka untuk bisa bersekolah dengan beasiswa di ATKP. Sebab biaya pendidikan selepas SMA tentunya tidak murah.

Ia mengaku dengan orang tua yang sehari-harinya hanya tukang cukur, tidak punya biaya untuk menguliahkan Kevin.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help