Surya/

Berita Pasuruan

'Kartini' Polres Pasuruan Kota Ungkap Kasus Narkoba Selama 2 Pekan, Seperti Ini Hasilnya

Kompol Herlina mengatakan, rilis ini merupakan hasil ungkap Satnarkoba Polres Pasuruan Kota selama dua minggu terakhir.

'Kartini' Polres Pasuruan Kota Ungkap Kasus Narkoba Selama 2 Pekan, Seperti Ini Hasilnya
surya/galih lintartika
Satnarkoba Polres Pasuruan Kota merilis kasus penyalahgunaan narkoba, sabu-sabu dan obat-obatan, Jumat (21/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satnarkoba Polres Pasuruan Kota kembali merilis hasil ungkap kasus penyalahgunaan narkoba, sabu-sabu dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, Jumat (21/4/2017) pagi.

Ada yang berbeda dalam rilis kali ini. Wakapolres Polres Pasuruan Kota Kompol Herlina tidak mengenakan pakaian dinas lengkap melainkan mengenakan kebaya Jawa beserta para polisi wanita (polwan) lainnya.

Kebaya ini kompak digunakan Polwan Polres Pasuruan Kota sebagai bentuk memperingati Hari Kartini atau emansipasi wanita yang sudah diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini di masa lalu.

Meski mengenakan pakaian kebaya, mereka masih tetap garang. Para polwan mengawal para tersangka sambil membwa senjata laras panjang.

Kompol Herlina mengatakan, rilis ini merupakan hasil ungkap Satnarkoba Polres Pasuruan Kota selama dua minggu terakhir.

"Total ada 15 kasus yang kami ungkap. Untuk jumlah tersangka ada 10 orang yang berhasil kami amankan," katanya.

Herlina pun menjelaskan, dari 15 kasus yang diamankan, ada 54.500 butir pil double L yang diamankan dan 46,5 gram sabu - sabu.

"Kami akan mewujudkan program zero narkoba dan obat - obatan terlarang di wilayah hukum Kota Pasuruan," terangnya.

Dalam kegiatan ini, puluhan polwan juga melakukan unjuk kebolehan dalam bersenjata.

Mereka memperlihatkan keterampilan membongkar dan memasang senjata.

"Ini bukti, kami meski Kartini tapi bukan berarti tidak bisa melakukan persenjataan. Kami juga memiliki keahlian dalam mengoperasikan senjata ini," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help