Surya/

Berita Jombang

GP Ansor : Jauhkan Konfercab NU Jombang dari Intervensi Parpol

Ini momentum bagi NU Jombang untuk benar-benar tegak berdiri, mandiri, berdikari tanpa ketergantungan kepada parpol.

GP Ansor : Jauhkan Konfercab NU Jombang dari Intervensi Parpol
suryaonline/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | JOMBANG - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang meminta Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) setempat dijauhkan dari intervensi oleh partai politik (parpol).

Sebab, jika intervensi parpol sampai terjadi, NU di Kota Santri sulit mandiri. Bahkan akan mengalami ketergantungan dengan parpol tertentu.

"Ini momentum bagi NU Jombang untuk benar-benar tegak berdiri, mandiri, berdikari tanpa ketergantungan kepada parpol," tegas Ketua GP Ansor Cabang Jombang Zulfikar Damam Ikhwanto, Jumat (21/4/2017) .

Konfercab NU Jombang rencana digelar dua hari, Sabtu (22/4/2017) hingga Minggu (23/4/2017) di Ponpes Tebuireng Jombang. Sejumlah nama sudah bermunculan untuk mencalonkan Ketua Cabang.

Di antaranya Mantan Sekdakab Jombang H Munif Kusnan, ketua PC LP Ma'arif Jombang KH Salmanuddin, Anggota Penasihat PC GP Ansor Jombang H Basyarudin Saleh, serta pengasuh Ponpes Al Aqobah, KH Djunaidi Hidayat.

Gus Antok, sapaan akrab Zulfikar Damam Ikhwanto, mengungkapkan menjaga dan mengamalkan khittah NU 1926 sangat penting.

Karena dalam khittah itu menegaskan NU sebagai Jam'iyyah Diniyah Ijtimaiyyah (Gerakan Sosial Keagamaan).

"NU tidak terikat dengan parpol dan ormas tertentu. Karena itu kami meminta Konfercab NU Jombang 2017 ini bersih dari intervensi parpol. Ini perlu kami ingatkan karena gejala tersebut mulai terlihat," kata Gus Antok.

Gus Antok menyinggung juga perlunya jenjang kaderisasi di tubuh NU dan harus dijalankan sebaik-baiknya.

Kader putra, mulai dari IPNU (Pelajar) - PMII (mahasiswa) - GP Ansor (Pemuda) - NU.

Sedangkan kader putri, dimulai dari IPPNU (Ikatan Pelajar Putri NU) - Peregarakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) - Fatayat NU - Muslimat NU.

"Banom (badan otonom) tadi merupakan wadah pengkaderan NU. Sehingga dalam Konfercab ini kita tidak memaksakan mengambil pengurus dari lat

Penulis: Sutono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help