Surya/

Berita Gresik

Diduga Ada Penyelewengan Dana BOS, Pemerhati Pendidikan Bermutu ''Wadul' ke Dindik

Komite Pendidikan Gratis Bermutu di Gresik mempertanyakan adanya tarikan sumbangan yang mereka duga adalah praktik pungli.

Diduga Ada Penyelewengan Dana BOS, Pemerhati Pendidikan Bermutu ''Wadul' ke Dindik
ist
ilustrasi pungli 

SURYA.co.id | GRESIK - Komite Pendidikan Gratis Bermutu (KPGM) mempertanyakan adanya tarikan sumbangan yang diduga adalah praktik pungli atau pungutan liar di SD Negeri kecamatan Manyar. 

Kegiatan tersebut dikordinir oleh paguyuban wali murid di wilayah Kecamatan Manyar.

Menduganya tak sesuai aturan, perwakilan KPGM pun menyampaikan keluhan dugaan pungli ini ke Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Gresik.

"Apapun alasannya iuran wali murid ke sekolah negeri itu melanggar aturan sebab sudah ada biaya operasional sekolah (BOS)," kata Abdul Hakam anggota KPGM, Kamis (20/4/2017).

Selain itu, KPGM juga menyampaikan tentang pembagian buku sekolah satu siswa satu buku yang tidak terlaksana, padahal penggunaan dana bos juga digunakan untuk pembelian buku pelajaran.

"Dalam aturan jelas prioritas pengunaan BOS untuk pemenuhan buku ajar satu murid satu buku," imbuhnya.

Dari polemik biaya dana bos itu KPGM menginginkan transparasi penggunaan dana BOS oleh pihak sekolah.

"Wali murid harus mengetahui dana masuk dan keluar, sebab wali murid juga bagian dari lembaga pendidikan," katanya.

Dari pengaduan itu Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik yang diwakili Sekretaris Andik Mulyo berjanji akan menindaklanjuti.

"Terkait pengaduan itu akan ditindaklanjuti ke sekolah dan unit pelaksana teknis terkait," kata Hakam menirukan jawaban Andik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help