Polemik PT PWU

VIDEO - Dahlan Iskan Tetap Tegar Usai Jatuhnya Vonis Hakim

Dahlan Iskan tetap tegar setelah mendapat vonis dari majelis hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya. Dia malah sibuk meladeni tamu yang berkunjung...

SURYA.co.id | SURABAYA - Usai menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Surabaya di Sidoarjo, Jumat (12/4/2017) siang, Dahlan Iskan menghabiskan waktu untuk menemui para tamu yang datang ke rumahnya, di Sakura Regency AA 18, Surabaya.

Sejak setelah salat Jumat hingga setengah jam menjelang magrib, sekitar 50 orang mengunjunginya.

Petugas keamanan di rumah Dahlan mempersilahkan Surya masuk setelah ia meminta izin kepada pemilik rumah. Menggunakan kaos berkerah putih, Dahlan tampak santai petang itu. Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mengatakan, banyaknya orang datang ke rumah itu tak hanya saat setelah ia mengikuti sidang vonis.

”Ya, tiap hari kalau itu. Tiap hari nggak berhenti-berhenti. Ini (tamu terakhir) baru pulang, mungkin baru setengah jam yang lalu, karena maghrib saja,” katanya.

“Rumah ini kan, anda tahu, terbuka sekali.” sambungnya.

Silih berganti tamu sebenarnya sudah sejak pagi hari. Dahlan bilang, sejak sebelum pukul enam pagi, beberapa orang mengunjunginya. Datang-pulang tamu baru selesai sekitar pukul 08.30 WIB karena Dahlan harus mengikuti proses persidangan.

Tak jarang, para tamu yang datang membuka pembicaraan tentang kasus yang tengah dijalani Dahlan. Dahlan mengaku, tidak terlalu banyak menjelaskan detail soal perkara itu karena khawatir dianggap membela diri.

“Ya, Alhamdulillah, mereka sudah tahu semua, siapa saya. Sudah tahu bahwa ini masalah politik. Sudah tahu bahwa saya diincar,” kata Dahlan.

Dahlan masih merasa bahwa dia diincar oleh orang, yang menurutnya, sedang berkuasa. Hal itu, kata dia, membuat kesalahan-kesalahannya dicari.

“Misalnya, Wisnu (mantan Kepala Biro Aset PT PWU) bersama-sama, kenapa bersama-samanya harus dengan saya. Kan ada yang lebih layak bersama-sama Wisnu yang melakukan (korupsi) itu. Kenapa saya? Karena saya lah yang diincar,” kata dia.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help