Berita Surabaya

Setelah Kabur Dari Tahanan Polsek Tambaksari, Pria ini Sembunyi di Pesantren

Setelah berhasil kabur dari tahanan Polsek Tambaksari, pria ini memilih bersembunyi di sebuah Pondok Pesantren di Madura. Ini alasannya...

Setelah Kabur Dari Tahanan Polsek Tambaksari, Pria ini Sembunyi di Pesantren
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Shokib, Budi Sasmito dan Mustofa ketika digelendang anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (20/4/2017), 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim khusus Polrestabes Surabaya berhasil menangkap dua tahanan Polsek Tambaksari yang kabur. Kedua tahanan itu adalah Budi Sasmito (45) dan M Shokib (31). Mereka juga ditembak kakinya lantaran berusaha kabur ketika ditangkap di dua tempat berbeda, Kamis (20/4/2017).

"Tersangka Shokib ditangkap di salah satu pondok pesantren di Sampang dan tersangka Budi di Surabaya," sebut Kasat Reskrim, Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Kamis (20/4/2017).

Selain menangkap Shokip dan Budi, polisi juga membekuk Mustofa. Pria asal Jl Pandegiling Surabaya itu dianggap terlibat membantu pelarian tersangka Shokib dan Budi Sasmito serta para tahanan lainnya.

Menurut Shinto, setelah kabur dari tahanan Polsek Tambaksari, Senin (17/4/2017) dini hari, Shokib dan Budi  langsung naik angkutan menuju daerah By Pass Krian, Sidoarjo, ke tempat saudara tersangka Shokib.

Lantaran saudaranya tidak ada di tempat. Tersangka Shokib menghubungi Mustofa, saudaranya yang ada di Kalianak Surabaya. Di rumah Mustofa, Shokib melanjutkan perjalanan untuk melarikan diri ke Sampang.

"Tersangka Shokib bisa di Sampang atas batuan Mustofa, yang baru saja memberikan uang agar bersembunyi di pondok pesantren di Sampang. Kami akhirnya menangkap Shokib dari Mustofa," kata Shinto.

Sedangkan tersangka Budi, lanjut Shinto, memilih tidak mengikuti Shokib. Dia melarikan diri ke Nganjuk. Kemudian ke Prigen, Pandaan, Kabupaten pasuruan dan ke Surabaya untuk bertemu istri keduanya.

"Akhirnya kami tangkap di sekitar pasar Pucang, Surabaya," tutur Shinto.

Tersangka Shokib mengaku, kabur dan bersembunyi di pesantren Kabupaten Sampang guna menghindar dari kejaran polisi.

"Saya pernah mondok di pesantren Desa Alas Kembang, Bumeh, Sampang. Niatnya bersembuyi setelah kabur," ujar Shokib.

Dari tujuh tahanan Polsek Tambaksari yang kabur, lima sudah ditangkap. Selain Shokib dan Budi, polisi menangkap Jefri, Fadila dan Rian. Kini tinnggal dua tahanan yang masih dalam pelarian. 

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help