Surya/

Berita Surabaya

'Listen To Me', Wujud Eksistensi Penulis Teater Berbahasa Inggris

Naskah teater yang menggunakan bahasa Inggris adalah barang yang cukup langka. Maka, kehadiran naskah Theater 'Listen To Me' ini layak diapresiasi.

'Listen To Me', Wujud Eksistensi Penulis Teater Berbahasa Inggris
surabaya.tribunnews.com/Habibur Rohman
Aksi teater bertajuk "Listen To Me"yang berlangsung di Petra Little Theatre Kampus UK Petra Surabaya, Kamis (20/4/2017). Teater berbahasa inggris ini karya alumni Program English fot Creative Industry (ECI) dan menceritakan tentang hubungan orang tua dan anaknya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Naskah teater berbahasa Inggris cukup sulit ditemukan oleh orang umum.

Sehingga, untuk pementasan teater diperlukan naskah dari luar negeri atau naskah baru buatan anak negeri. “Listen to me” adalah salah satunya, naskah ini adalah wujud eksistensi penulis teater berbahasa Inggris.

Naskah teater tersebut dibuat oleh alumnus Program English for Creative Industry (ECI) UK Petra, Febyola Linando.

Perempuan yang kini bekerja sebagai pengajar privat tersebut terinspirasi murid-muridnya yang tidak memiliki semangat belajar karena biasa dipaksa mengikuti kehendak orangtua.

“Jadi ada keluarga Tionghoa Surabaya yang kaya dengan empat orang anak. Dan salah satu anaknya berharap pendapatnya didengar dalam keluarga,” paparnya di sela persiapan pementasan Petra Little Theatre (PLT) UK Petra, Kamis (20/4/2017).

Keempat anak ini,lanjutnya, mempunyai karakter yang berbeda. Anak pertama dan keempat cenderung sangat penurut pada orang tua sedangkan anak kedua dan ketiga sangat ekspresif dan menentang keinginan orang tua. Banyak terjadi konflik di dalam pementasan berbahasa Inggris ini.

“Permasalahan ini sangat sering terjadi di dalam kehidupan sekitar saya, bahkan hal sederhana saja menetukan sekolah sajapun orang tua masih saja memaksakan kehendaknya. Sesuatu yang sederhana tapi perlu dibahas. Maka dari itu saya merasa terpanggil untuk menuangkannya dalam bentuk naskah panggung”, ungkap Feby yang alumni ECI UK Petra tahun 2012 ini.

Stefanny Irawan, Managing Director PLT UK Petra menambahkan pembuatan naskah ini sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2016.

Februari 2017, latihan-latihan pun mulai digelar setelah tuntas tahapan casting pemain. 

Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris dan Program ECI UK Petra mulai angkatan 2013-2016 terlibat dalam pembuatan karya ini

“Karya ini merupakan salah satu hasil dari hasil jerih payah Kartini saat ini. Banyak perempuan muda tergabung di sini. Mulai dari penulis, sutradara hingga stage manager-nya,” lanjutnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help