Berita Surabaya

Jumlah Kursi DPRD Jatim Bertambah, Golkar Naikkan Target Kursi di Pemilu 2019

DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Timur (Jatim) meningkatkan target jumlah kursi DPRD Jatim menjadi 17 persen pada Pemilu 2019 mendatang.

Jumlah Kursi DPRD Jatim Bertambah, Golkar Naikkan Target Kursi di Pemilu 2019
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Sahat Tua Simanjuntak 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Timur (Jatim) meningkatkan target jumlah kursi DPRD Jatim menjadi 17 persen pada Pemilu 2019 mendatang.

Peningkatan ini menjadi tindak lanjut dari adanya penambahan kursi DPRD Jatim yang telah disetujui Pansus RUU Pemilu.

Sekadar diketahui, pada Pemilu 2014 silam, Golkar memperoleh 11 kursi di DPRD Jatim. Perolehan tersebut, berada di peringkat kelima dari 10 partai yang masuk ke dewan.

Dengan adanya penambahan kursi, Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjutak, pun akan mengupayakan dapat menambah kursi Golkar menjadi 18 hingga 20 kursi.

"Kalau ada penambahan sekitar 20 persen kursi di dewan, tentu kami juga optimis bila meloloskan sekitar 15 hingga 17 persen kursi. Tahun lalu, kami bisa menang di 11 pesen," kata Sahat kepada Surya ketika ditemui di gedung DPRD Jatim, Kamis (20/4/2017).

Sahat mengatakan akan melakukan konsolidasi di tingkat daerah untuk memperoleh target tersebut. "Kami akan merapatkan barisan di daerah demi memperoleh target tersebut," katanya.

Sahat pun mengapresiasi peran DPR RI dengan adanya penambahan kursi tersebut. Menurutnya, dengan melihat jumlah penduduk di Jatim yang mencapai 30 juta jiwa,sudah selaiknya Jatim menambah kursi dewan.

"Kita bisa membandingkannya dengan Sumatera Utara. Di sana, jumlah penduduknya lebih kurang dari 20 juta, namun jumlah kursinya juga mencapai 100 kursi, sama seperti Jatim," kata anggota dewan dari komisi C tersebut.

Malah menurutnya, jumlah ideal yang sebaiknya ada di kursi dewan harus mencapai 130 kursi bukan 120 kursi.

"Justru kalau melihat 130. Sebab, semakin banyak yang diwakili, jumlah dewannya seharusnya juga bertambah. Sehingga, akan mempermudah penyerapan aspirasi hingga komunikasi," kata pria yang juga menjadi ketua fraksi Golkar di DPRD Jatim ini.

Meskipun demikian, jumlah tersebut menjadi kompromi yang paling ideal. "Tapi, menurut saya 120 itu jumlah yang paling ideal," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, jumlah anggota dewan masa kerja 2019-2014 mendatang kemungkinan bertambah. Kemungkinan ini akan disahkan pada salah satu isi di RUU Pemilu.

Bagi daerah dengan jumlah penduduk di atas 20 juta jiwa, akan diwakili oleh 120 orang, dari yang sebelumnya hanya 100 orang. Sedangkan untuk daerah dengan jumlah penduduk di atas tiga juta jiwa dan berada di bawah 20 juta jiwa, akan diwakili oleh 55 orang. Jumlah ini juga meningkat dari yang hanya 50 kursi saja.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help