Berita Gresik

VIDEO - Suasana Eksekusi 9 Rumah di Sisi Sungai Bengawan Solo Gresik

Lilik menuturkan bangunan semua rumah berbatasan langsung dengan sungai Bengawan Solo itu merupakan miliknya.

SURYA.co.id | GRESIK - Warga yang tinggal di sisi sungai Bengawan Solo tepatnya di samping jembatan Sembayat Kabupeten Gresik hanya bisa pasrah saat rumah mereka dieksekusi, Rabu (19/4/2017).

Meski sempat menolak untuk dieksekusi, warga tak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya bisa menyaksikan dari kejauhan saat rumahnya mulai dieksekusi

Ratusan personel gabungan dari Polres Gresik, Brimob, Polsek Manyar bersama Satpol PP Pemkab Gresik dan anggota Garnisun Kodim 0817 Gresik telah bersiaga penuh di lokasi eksekusi.

Tim gabungan itu bertugas untuk mengamankan jalannya eksekusi dan mengantasipasi hal yang tidak diinginkan.

Dari informasi yang dihimpun ada sembilan rumah yang terkena eksekusi.

Satu unit alat berat bulldozer terlihat merobohkan tembok rumah warga bernama Lilik.

Lilik menuturkan bangunan semua rumah berbatasan langsung dengan sungai Bengawan Solo itu merupakan miliknya.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum mendapat ganti rugi.

"Iya rumah itu memang milik saya. Tapi sampai sekarang belum mendapat ganti rugi," ujar Lilik saat ditemui di lokasi.

Untuk diketahui, eksekusi ini terpaksa dilakukan pihak juru sita Pengadilan Negeri (PN) Gresik, untuk mempercepat pembangunan jembatan Sembayat yang baru.

Disisi lain karena lahan eksekusi yang berada di pinggir jalan Pantura itu sempat membuat lalu lintas mengalami kepadatan kendaraan.

Selain itu, sejumlah warga dan pengendara sepeda motor terlihat berjubel ingin menyaksikan langsung jalannya eksekusi tersebut.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help