Surya/

Liga Indonesia

Soal Kartu Izin Tinggal Pemain Asing, Ini Penjelasan Madura United

Madura United buka suara terkait Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) pemain yang berlaga di kompetisi Liga 1.

Soal  Kartu Izin Tinggal Pemain Asing, Ini Penjelasan Madura United
surya/dya ayu
Dane Milovanovic pemain asing asal Australia saat menjalani latihan bersama Madura United di Stadion Gelora Bangkalan. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Madura United akhirnya buka suara terkait Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) pemain yang berlaga di kompetisi Liga 1.

Manajer Madura United Haruna Soemitro, menuturkan, saat ini pembuatan KITAS pemain asing yang membela Madura United sedang dilakukan.

"Pembuatan KITAS para pemain asing saat ini sudah mencapai 75 persen. Satu pekan ke depan sudah selesai," kata Haruna Soemitro Manajer Madura United, Rabu (19/4/2017) pagi.

Sementara untuk KITAS marquee player mereka, Peter Odemwingie yang baru bergabung sepekan ini juga tengah diproses.

Dijelaskan Haruna, seluruh pemain asing yang datang dipastikan belum memiliki KITAS, dan seluruh pemain baru dapat diproses setelah sang pemain asing datang ke klub.

"Untuk Peter Odemwingie baru akan selesai pekan depan," ujar Haruna.

Sementara terkait alasan Madura United berani memainkan Odemwingie saat melawan Bali United, Minggu (16/4/2017), karena mendapat 'lampu hijau' dari PT Liga Indonesia Baru dan PSSI.

Keputusan ini mengadopsi dari keputusan BOPI terkait pemain asing yang KITAS-nya masih berproses dibolehkan bermain asalkan pemain itu sedang mengurus KITAS dan melampirkan bukti prosesnya.

"PSSI punya aturan soal pemain asing, yang tidak punya visa ditunggu deadline-nya sampai 15 Mei, jadi kemarin kami mainkan Peter," jelasnya.

Saat ini tercatat ada empat pemain asing di Madura United, Fabiano Beltrame (Brasil) , Redoune Zerzouri (Perancis), Dane Milovanovic (Australia) dan Peter Odemwingie (Nigeria).

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam proses KITAS ada tiga tahapan, verifikasi dari PSSI- BOPI mengeluarkan rekomendasi, lalu ke Departemen Tenaga Kerja dan yang terakhir ke imigrasi.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help