Berita Pasuruan

Ada Dua Kasus Tahanan Kabur dalam Sepekan, Ini Antisipasi yang Dilakukan Polres Pasuruan

Dalam sepekan, dua kasus kaburnya tahanan terjadi di wilayah hukum Polda Jatim. Ini antisipasi yang dilakukan Polres Pasuruan.

Ada Dua Kasus Tahanan Kabur dalam Sepekan, Ini Antisipasi yang Dilakukan Polres Pasuruan
surya/galih lintartika
Personel Polres Pasuruan bersama Dinas Cipta Karya meninjau sel tahanan di Polres Pasuruan, Rabu (19/4/2017). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Polres Pasuruan memeriksa dan mengecek sel tahanan, Rabu (19/4/2017).

Kegiatan ini untuk antisipasi kaburnya para tahanan dari sel tahanan, seperti yang terjadi di wilayah hukum Polda Jawa Timur dalam seminggu ini.

Dari data yang ada, ada dua kasus tahanan kabur di wilayah hukum Polda Jawa Timur pekan ini.

Pertama, tahanan kabur terjadi di Polsek Tambaksari, wilayah hukum Polrestabes Surabaya, Senin (17/4/2017) dinihari.

Kala itu, ada tujuh tersangka yang mendekam di sel tahanan kabur dari sel dengan cara merusak plafon tahanan.

Kedua, ada 17 tahanan kabur dari sel tahanan Polres Malang, Rabu (19/4/2017) dinihari.

Pemeriksaan dilakukan langsung oleh Kasat Tahanan dan Barang (Tahti) Polres Pasuruan Iptu Sutrisno, didampingi dengan Dinas Cipta Karya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan.

Dalam pemeriksaan itu, petugas memeriksa dan menyisir setiap ruangan yang ada di sel tahanan.

Mulai dari ketebalan tembok, kondisi jeruji besinya, pintu di setiap sisinya, termasuk barang bawaan para tahanan ini.

Kepada SURYA.co.id, Kapolres Pasuruan AKBP Muhammad Aldian mengatakan, pemeriksaan ini merupakan salah satu cara antisipasi agar tahanan tidak kabur.

Ia memastikan selama ini, prosedur penjagaan sel tahanan ini sudah sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Akan kami tingkatkan lagi penjagaannya. Kami tidak ingin kejadian tahanan kabur ini terjadi di Pasuruan,” katanya.

Dalam pemeriksaan pihaknya juga melibatkan Dinas Cipta Karya untuk memeriksa kontruksi bangunan atau tembok sel tahanan Polres Pasuruan.

“Hasilnya saya belum tahu pasti, karena saya sedang ada di Malang mendampingi Kapolda. Yang jelas, kalau semisal Dinas Cipta Karya menilai tembok sel tahanan atau ada kerusakan yang terjadi akan kami tindak lanjuti,” terangnya.

Prinsipnya, kata dia, pihaknya siap memperbaiki dan membenahi sel tahanan jika dinilai dan dianggap kurang baik.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help