Berita Gresik

VIDEO - Gresik Cocok untuk Pabrik Smelter

"Lahan sudah siap direklamasi, sudah ada perusahaan pupuk penyerap asam sulfat, energinya. Dari hitungan-hitungannya bisa di Gresik."

SURYA.co.id | GRESIK - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) menyatakan bahwa Gresik sangat cocok untuk dibangun smelter. Sebab insfratruktur dan lahan sudah siap.

Dirjen Minerba Bambang Gatot Ariyono menggtaakan pembangunan smelter secara ekonomis ada di wilayah Gresik.

Bisa di kawasan PT Petrokimia Gresik atau bisa di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE).

"Di Gresik bisa di JIIPE bisa di Petrokimia," kata Bambang, dalam acara Pembinaan dan Pengawasan Terpadu Terhadap pelaku usaha pertambangan Bersama Komisi VII DPR RI, di hotel Jl Panglima Sudirman (Pangsud) Gresik, Senin (17/4/2017).

Hal itu dilihat Bambang bahwa Gresik sudah siap secara sarana dan prasarana. Sebab semua fasilitas di sini sudah ada.

"Lahan sudah siap direklamasi, sudah ada perusahaan pupuk penyerap asam sulfat, energinya. Dari hitungan-hitungannya bisa di Gresik," imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan Eni Maulani anggota Komisi VII DPR RI bahwa secara kesiapan Gresik lebih siap.

"Listriknya, jalannya, pelabuhannya, lahannya dan pemanfaat asam sulfat," kata Eni anggota DPR RI dari Partai Golongan Karya.

Namun, jika PT Freeport Indonesia tidak membangun smelter di manapun itu tempatnya mulai 2017 sampai 2022 maka izin ekspor akan dicabut.

"Kalau tidak ada perkembangan setiap semesternya maka izin ekspornya akan dicabut," kata Bambang.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help