Surya/

Berita Probolinggo

Udeng Okra, Ciri Khas Daerah Kraksaan Probolinggo Berkat Cerita dan Filosofi di Baliknya

Udeng ini menjadi ciri khas atau identitas diri Kraksaan yang merupakan ibukota Kabupaten Probolinggo.

Udeng Okra, Ciri Khas Daerah Kraksaan Probolinggo Berkat Cerita dan Filosofi di Baliknya
surya/galih lintartika
Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin saat memakai udeng okra dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo. 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Ada yang menarik dalam pelaksanaan Rapat Paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo, Selasa (18/4/2017).

Semua peserta paripurna khususnya pria mengenakan pakaian khas Jawa Timur, dipadu dengan udeng atau penutup kepala. Udeng ini dibuat secara khusus.

Udeng ini namanya Udeng Okra (Orang Kraksaan). Udeng ini menjadi ciri khas atau identitas diri Kraksaan yang merupakan ibukota Kabupaten Probolinggo.

Secara resmi, Bupati Probolinggo P Tantriana Sari menjadikan Udeng Okra menjadi buah tangan khas Kraksaan.

Yang menjadi ciri khas udeng Okra ini adalah motif batik yang menggambarkan aktivitas masyarakat Kraksaan.

Kepada SURYA.co.id, Tantri, sapaan akrab Bupati Probolinggo menjelaskan, sejak hari ini udeng okra dipatenkan menjadi ciri khas dan oleh-oleh dari Kraksaan Probolinggo.

Ia menjelaskan, udeng ini memiliki seribu cerita dan filosofi dibaliknya.

"Harapannya, udeng ini bisa dikenal masyarakat luas. Orang pakai udeng langsung mengingat Probolinggo. Ke depan, kami ingin udeng ini menjadi identitas diri Probolinggo," katanya.

Tak hanya itu, Tantri mengakui akan mewajibkan semua pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk memakai udeng saat bekerja.

"Rencananya habis ini akan saya wajibkan semuanya pakai udeng. Bahkan, kalau bisa masyarakat pun juga pakai udeng dalam beraktivitas. Misa berjualan di pasar, atau lainnya semuanya pakai udeng. Jadi, saat ada pengunjung yang ke Probolinggo, tahu bahwa udeng itu milik kita," tutupnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help