Surya/

Berita Gresik

Saat 750 Anak PAUD Menari Ramai-ramai di Gelora Joko Samudro Gresik. . .

Sebanyak 750 anak-anak berasal dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) beserta 750 guru PAUD se-Kabupaten Gresik sengaja berkumpul

Saat 750 Anak PAUD Menari Ramai-ramai di Gelora Joko Samudro Gresik. . .
surya/mohammad romadoni
Ratusan penari dari anak-anak dan guru PAUD di halaman parkir Gelora Joko Samudro Kabupaten Gresik, Selasa (18/04/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK- Ratusan anak-anak memadati halaman parkir Gelora Joko Samudro Kabupaten Gresik, Selasa (18/04/2017).

Anak-anak manis dan lucu itu mengenakan seragam serupa warna merah muda dan berbaris rapi.

Sebanyak 750 anak-anak berasal dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) beserta 750 guru PAUD se-Kabupaten Gresik sengaja berkumpul menjadi satu untuk memperingati hari anak-anak nasional (HAN).

Tingkah laku anak-anak itu semakin mengemaskan ketika panitia HAN mulai memimpin komando dari pengeras suara agar secara serentak bergerak menari di tempat.

Tubuh mungil anak-anak itu mulai melenggak-lengok mengikuti alunan irama musik sembari menirukan gerakan instruktur menari tarian Ayo Sholat.

Kegiatan itu semakin semarak saat Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto bersama Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim bersorak mengapresiasi kekompakkan anak-anak itu sembari bertepuk tangan dan mengangkat dua jempol mereka dari atas panggung.

“Peringatan Hari Anak Nasional 2017 ini perlu menjadi momentum satu di antaranya adalah terhadap pentingnya kesehatan anak. Sebab, kesehatan anak-anak itu merupakan prioritas utama bagi kami pemerintah Kabupaten Gresik. Jika anak-anak sehat, hal terpenting lainnya adalah Pendidikan,” ujar H. Sambari Halim Radianto yang disambut tepuk tangan riuh dari para peserta.

Sambari menyampaikan pihaknya sangat berharap bagi masyarakat perlu menekankan pada peringatan Hari Anak Nasional ini untuk bisa memberi perhatian khusus kepada buah hatinya.
Sehingga, nantinya tumbuh kembang anak-anak dapat terpantau dan terawasi secara baik.

“Peran orang tua sangat penting untuk membimbing anak-anaknya. Disisi lain, orang tua agar dapat menghindarkan anak agar tidak menjadi pelaku dan korban perpeloncoan di satuan Pendidikan,” ungkapnya.

Disisi lain, lanjut Sambari, agar pendidikan usia dini dan Sekolah Dasar agar tidak ada buku yang berkonten kekerasan, sadism, pornografi serta radikalisme

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help