Berita Properti

PP Property Kebut Pembangunan Mal di Surabaya Timur

Jumlah mal di Surabaya masih akan bertambah. Salah satunya adalah mal Lagoon Avenue Dharmahusada yang akan dibangun PT PP Properti (Tbk).

PP Property Kebut Pembangunan Mal di Surabaya Timur
surabaya.tribunnews.com/Sugiharto
Mall manager, Wildan Akfi (kanan) menjelaskan maket Lagoon Avenue Dharmahusada yang sedang digarap di kantornya, Selasa (17/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anak perusahaan BUMN PT PP (Persero), PT PP Properti (Tbk) terus agresif dalam mengembangkan proyek gedung komersil dan hunian. Untuk gedung komersil di wilayah Surabaya Timur, perseroan bersiap untuk melakukan soft launching mal Lagoon Avenue Dharmahusada pada Februari 2018 mendatang. 

"Target kami tahun ini, sudah topping off untuk bangunan gedung mal di bulan Oktober-November, lanjut Februari 2018, mulai soft launching," jelas Wildan Akfi Kurnia, Mall Manager Lagoon Avenue Dharmahusada, Selasa (18/4/2017).

Mal ini, kata Wildan, berada satu komplek dengan proyek Grand Dharmahusada Lagoon (GDL) yang merupakan proyek integrasi antara tujuh tower apartemen dengan fasilitas komersil berupa mal.

Berada di kawasan Mulyosari, membuat mal yang saat ini okupansinya telah mencapai 60 persen itu harus bersaing dengan dua mal besar yang sudah ada, yaitu Galaxy Mall dan East Coast.

"Kami optimistis pasar mal di daerah ini akan terus ada dan meningkat. Apalagi selain pemukiman, daerah ini juga dekat dan banyak lembaga pendidikan tinggi baik negeri maupun swasta, dengan segmen pasar menengah ke atas," jelas Wildan.

Wildan menyebut, Lagoon Avenue Dharmahusada membidik segmen anak muda, pekerja muda dan keluarga baru. Karena itu, konsep yang dihadirkan berbeda dengan dua mal besar yang sudah ada di kawasan tersebut.

Sudah ada empat tenant anchor atau penyewa besar yang bersiap masuk. Antara lain CGV Sinemas untuk gedung bioskopnya, Food Mart untuk super marketnya, Fresh untuk fitness center dan satu brand besar lainnya.

Pembangunan mal dengan nilai investasi Rp 150 miliar (non harga lahan) itu, diklaim memiliki konsep yang lebih banyak untuk pleasure atau rekreasi. Dengan sarana area makanan dan minuman yang lebih banyak hingga mencapai 70 persen.

Oke Windarto, Leasing manager, mentargetkan tenant non F&B yang eksklusif hanya ada di Lagoon Avenue Dharmahusada.

"Target kami brand retail yang belum ada atau masuk di Surabaya. Tapi sudah ada atau dikenal di Jakarta atau kota besar lainnya. Sehingga ada yang khas yang hanya bisa didapatkan di mal kami," ungkap Oke.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help