Hukum Kriminal Surabaya

Begini Pengakuan Jefri, Tahanan Polsek Tambaksari yang Kabur lalu Serahkan Diri

Setelah kabur dari tahanan Polsek Tambaksari, Senin (17/4/2017) pukul 02.00 dini hari, Jefri melarikan diri ke Gresik .

Begini Pengakuan Jefri, Tahanan Polsek Tambaksari yang Kabur lalu Serahkan Diri
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Tiga tahanan Polsek Tambaksari yang sempat kabur saat digelandang di Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah ditangkap dari pelariannya, Selasa (18/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jefri Marga Putra (21), salah satu tahanan Polsek Tambaksari Surabaya yang kabur mengaku, dirinya memutuskan menyerahkan diri ke Polsek Bungah Gresik karena atas permintaan neneknya.

Setelah kabur dari tahanan Polsek Tambaksari, Senin (17/4/2017) pukul 02.00 dini hari, Jefri yang berasal dari Jl Krampung Tengah, Surabaya ini melarikan diri ke Gresik dan menuju ke rumah neneknya.

"Saya takut nenek, apalagi nenek sedang sakit. Saya akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Bungah," aku Jefri, Selasa (18/4/2017).

Jefri yang ditahan Polsek Tambaksari atas kasus pencurian dengan pemberatan (curat) menyerahkan diri ke Polsek Bungah, Senin (17/4/2017) puku 18.00 Wib.

Selanjutnya dia diserahkan ke Polrestabes Surabaya

Tidak banyak keterangan yang dilontarkan Jefri, lantaran petugas Satreskrim Polsertabe Surabaya tidak memberi kesempatan banyak kepada wartawan untuk mengorek keterangannya.

Dia bersma Ryan dan Fadila yang sudah tertangkap, segera dibawa masuk ruangan Satreskrim.

"Sudah ya, ayo (tersangka) balik dan masuk," ucap AKBP Shinto Silitonga, Kasat Reskrim Polrestabe Surabaya.

Kini, polisi masih mengejar empat tahanan yang masih kabur. Mereka itu, yakni Budi Sasmito kasus penadahan dan narkoba, M Salman kasus pencurian, M Sokib kasus narkoba, dan Syaiful Hq kasus narkoba.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help